HETANEWS.COM

Kepten Pemilik  9 Batang Pohon Ganja Diganjar 7 Tahun Bui

Terdakwa disidangkan secara online, melalui vidcon dari Lapas ke PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, pimpinan Roziyanti, menjatuhkan pidana penjara selama  7 tahun, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, terhadap  terdakwa Ferdinand Girsang alias Kepten (40).

Putusan hakim, dibacakan dalam persidangan yang digelari secara online, melalui vidcon, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (29/6/2020).

Vonis hakim, konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Dedy Chandra Sihombing.

Tedakwa Kepten, dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 111 (2) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak memiliki atau menguasai narkotika jenis ganja. 

Warga Dusun Siturituri, Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Silimakuta itu, terbukti menanam 9 batang pohon ganja.

Menurut hakim, sesuai fakta persidangan, terdakwa  ditangkap anggota polisi, saksi Edward Siringoringo, Rio Lumban Gaol dan Lumban Sirait, pada Sabtu, 22 Desember 2019, lalu, pukul 13.00 WIB, di ladang milik terdakwa, di Juma Pohon Dusun Siturituri Sibangun Mariah Simalungun.           

Petugas lalu membawa terdakwa untuk diserahkan ke Polres Simalungun, bersama barang bukti (BB), sebanyak 9 pohon ganja seberat 279,06 gram untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.            

Kepada petugas, terdakwa mengakui, ia memperoleh bibit ganja dari marga Limbong, di Belawan, Senin, 9 September 2019 lalu, pukul 20.00 WIB.

Lalu ditanam, di ladang terdakwa dan tumbuh. Ganja tersebut juga dikonsumsi terdakwa.

Dalam persidangan, terdakwa juga mengungkapkan, jika dia menanam ganja untuk dikonsumsi sendiri.

"Daripada saya beli terus yang mulia, lalu saya carilah biji ganja dan ditanam agar bisa saya nikmati sendiri,"ucap Kepten, di depan persidangan yang mengaku sering mengkonsumsi ganja.              

Kepten juga mengakui jika ia sudah pernah mengambil daun ganja (panen) untuk dipakainya. Atas vonis tersebut, terdakwa dan jaksa, diberi kesempatan selama 7 hari untuk pikir-pikir, menerima ataupun banding.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!