HETANEWS.COM

Disuruh Beli Sabu dan Ditinggalkan Temannya, Ade  Ramadhani Pasrah Dihukum 4,6 Tahun Penjara

Terdakwa Ade (tengah) divonis 4,6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ade Ramadhani (18), pasrah divonis 4,6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, di PN Simalungun, Senin (29/6/2020) yang digelar secara online, melalui vidcon.

Terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 112 (1) tanpa hak memiliki narkotika golongan I bukan tanaman.

Warga Huta Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa tersebut, terbukti memiliki sepaket sabu seberat 0,16 gram. Sebelumnya, jaksa Juna, menuntut pidana penjara selama 5 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim.

Terdakwa Ade, ditangkap Polsek Tanah Jawa Riston Tambunan dan rekannya, pada Sabtu, 14 Desember 2019 lalu, di Cafe Kayla, jalan SM Raja Tanah Jawa.

Malam Minggu itu, terdakwa Ade, ditinggalkan temannya, Dikki (DPO), usai disuruh membeli sabu, paket Rp100 ribu dari Wahyudi als Kampret.

Uang yang digunakan untuk membeli sabu adalah milik Dikki dan meninggalkan terdakwa, di cafe tersebut, dengan alasan mau isi bahan bakar. Lalu polisi datang mengamankan Ade, dengan barang bukti sabu yang dititipkan di antara ikat pinggang dan badan terdakwa.

Didampingi pengacara Sintong Sihombing dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa menyatakan menerima putusan tersebut.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!