HETANEWS.COM

Kasat Reskrim Simalungun Akui Telah Periksa Pungli di SDN Simalungun

Ilustrasi pungli. (Int)

Simalungun, hetanews.com - Unit Sat Reskrim Polres Simalungun, membenarkan telah memeriksa Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simalungun dan salah satu SD Negeri, di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Gunung Maligas, beberapa hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Jerico Lavian Chandra saat dikonfirmasi hetanews.com, Jumat (26/6/2020)  menyampaikan, pemeriksaan itu dilaksanakan untuk melihat, apakah ada dugaan pungli dilakukan untuk menebus Surat Keterangan Lulus (SKL).

"Iya, kita panggil waktu itu dari Dinas Pendidikan dan kepala sekolah untuk mengonfirmasi kebenaran soal pungutan uang Rp 220 ribu itu," ujar Jerico.

Baca juga: Dugaan Pungli di Beberapa SDN di Simalungun Dalam Penyelidikan Tipikor Porles Simalungun, Janulingga Damanik Mengaku Diperiksa

Namun di situ, sesuai jawaban yang diterima, pihak sekolah, komite dan orangtua/wali murid, justru telah menyepakati nilai Rp 220 ribu, sebagai biaya kelulusan dan diambil dari tabungan masing-masing siswa kelas enam, ujarnya.

"Makanya, saya gak bisa bilang ini pungli. Perlu kami cari sampel dari sekolah lainnya untuk melihat, apakah terjadi di sekolah lainnya dan sudah terstruktur,"ujar Kasat.

Kalau mereka saja gak keberatan, apa kita harus repot-repot memaksakan, ujarnya seraya menerangkan, pihak Kepolisian sedang mencari sampel sekolah lainnya untuk memenuhi penyelidikan.

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan