HETANEWS.COM

Terkuak, Spesialis Pencuri Septor Ini Beraksi Sendiri Selama 3 Bulan

Tersangka Fijai Hanafi (33) saat digiring petugas ke sel tahanan. (foto/res)

Siantar, hetanews.com – Unit Sat Reskrim Polres Siantar, gelar press release kasus pencurian sepeda motor (Septor), di depan ruangan Sat Narkoba Polres Siantar, Kamis (25/6/2020) siang tadi, sekira pukul 12.30 WIB.

Press release tersebut, dipimpin Wakapolres, Kompol D Panjaitan, didampingi Kasat Reskrim, AKP Edi Sukamto, Kanit Reskrim, Iptu Wilson Panjaitan, dan KBO Reskrim, Iptu Sutari.

Tak ketinggalan, tersangka yang diketahui bernama Fijai Hanafi (33), juga dihadirkan, dengan menggunakan baju tahanan warna orange dan kaki diperban.

Kompol D Panjaitan menjelaskan, sebelum tersangka Fijai Hanafi ini diringkus, pada hari Minggu, 3 Mei 2020 lalu, satu unit sepeda motor dilaporkan hilang, di Jalan Jogja, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat.

"Dan setelah dilakukan penyelidikan, tertangkaplah Fijai Hanafi, dan ditemukan barang bukti, sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam, tanpa plat. Setelah dikembangkan, ternyata laporan terhadap tersangka sudah ada di Polres Siantar,"ucap Kompol D Panjaitan.

Masih kata Kompol D Panjaitan, kepada penyidik,  pelaku juga mengakui, bahwa dia telah 6 kali melakukan pencurian dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Jadi yang baru ditemukan barang bukti ranmornya baru 1. Sedangkan yang 5 lagi masih dalam pencarian. Namun karena tersangka melawan saat dilakukan pengembangan, akhirnya tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur, dengan cara ditembak kaki sebelah kanan,"ungkapnya.

Tidak hanya sampai disitu saja, tersangka saat ditanya sudah berapa lama melakukan pekerjaan sebagai spesialis pencuri sepeda motor? Dengan lantangnya, tersangka mengatakan baru 3 bulan.

Wandra Gultom yang tidak ditampilkan dalam press release. (foto/res)

"Baru tiga bulan pak, dan saya melakukannya sendiri,"akhirnya singkat.

Untuk kasus ini, tersangka dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan pidana penjara selama 9 tahun.

Penadah Sepeda Motor Menghilang

Saat press release tadi, ada hal yang ganjil. Pasalnya, penadah septor yang diketahui bernama Wandra Gultom, dan ditangkap personil Sat Reskrim di Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, tidak kelihatan sama sekali. Alasannya, bahwa Wandra Gultom tersangkut kasus lain.

Padahal diketahui, bahwa Wandra Gultom ditangkap atas pengembangan yang dilakukan oleh Sat Reskrim dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, Iptu Nur Istiono.

Dan pada saat itu, Iptu Nur Istiono mengatakan, bahwa Wandra Gultom merupakan penadah. Sedangkan tersangka Fijai Hanafi adalah seorang residivis.

Namun hal tersebut menjadi terbalik saat press release yang digelar Polres Siantar tadi. Waka Polres, Kompol D Panjaitan mengatakan, kalau tersangka Fijai sebelumnya tidak pernah dihukum.

"Tersangka ini belum pernah dihukum, tapi pelaku ini mengaku beberapa kali mencuri,"akhirnya.

Penulis: res. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!