HETANEWS.COM

Bawaslu Petakan Empat Kerawanan Pilkada 2020

Gedung Bawaslu di Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga

Hetanews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis peta kerawanan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Sejumlah provinsi memiliki kerawanan yang  tinggi dan diharapkan tidak terjadi pelanggaran dalam pesta demokrasi.

‘’Konteksnya adalah mengantisipasi agar pelanggaran jangan terjadi dan tidak  mengganggu proses Pemilu yang demokratis,’’ kata Ketua Bawaslu, Abhan, di  Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (23/6).

Abhan menyebut pemetaan itu terbagi dalam empat konteks. Konteks sosial, politik, infrastruktur, dan daerah, serta pandemi. Abhan menjelaskan contoh masalah konteks sosial adalah gangguan keamanan yang terdiri dari bencana alam dan sosial.

Selain itu adanya potensi  kekerasan atau intimidasi pada penyelenggara. Terdapat dua provinsi dengan kerawanan sedang yaitu Sumatera Barat dan  Jambi.

Sedangkan ada tujuh provinsi dengan kerawanan konteks sosial yang  tinggi yaitu Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan  Kepulauan Riau. ‘’Selain itu Bengkulu, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah,’’ ujar Abhan.

Abhan menyebut untuk konteks politik, contoh potensi kerawanannya adalah keberpihakan penyelenggara Pemilu dan rekrutmen penyelenggara Pemilu yang  bermasalah.

Selain itu adanya ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN)  dan penyalahgunaan anggaran. ‘’Provinsi dengan kerawanan tinggi sama dengan provinsi dengan kerawanan konteks politik,’’ ucap dia.

Konteks kerawanan ketiga adalah infrastruktur daerah. Contoh  permasalahannya adalah kurangnya dukungan teknologi informasi dan sistem informasi penyelenggara Pemilu. Abhan menuturkan ada Sembilan provinsi dengan kerawanan konteks infrastruktur daerah yang tinggi.

Provinsi itu adalah Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. ‘’Juga di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jambi, serta Kalimantan Tengah,’ tuturnya.

Bawaslu juga memetakan kerawanan dalam konteks pandemi virus korona (covid-19). Contoh permasalahannya adalah data terkait pasien covid-19, resistensi masyarakat, dan dukungan pemerintah daerah.

Terdapat empat provinsi dengan kerawanan rendah yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Sumatera Barat. Adapun provinsi  dengan tingkat kerawanan sedang adalah Kepulauan Riau dan Sulawesi Tengah. ‘’Kemudian tiga provinsi dengan kerawanan tinggi yaitu Kalimantan Utara, Bengkulu, dan Jambi,’’ kata Abhan.

Sumber: mediaindonesia.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!