Simalungun, hetanews.com - Jalan menuju Siantar – Saribudolok, terpantau rusak total. Banyak dijumpai lubang menganga saat melintas di jalan tersebut dan kendaraan bermotor yang melintas agar berhati-hati.

Bahkan saat hujan, sepanjang jalan Siantar - Saribudolok itu, kerap banjir dan air hujan menutup semua lubang, sehingga berbahaya bagi pengendara sepeda motor.

Adapun titik kerusakan jalan, yakni, di Simpang Raya, Embong, dan Sirpang Sigodang.

Kondisi jalan rusak itu, sangat dikeluhkan oleh warga sekitar karena debu dari jalan itu, juga berterbangan ke rumah – rumah warga.

Seperti yang dikatakan wanita berbadan tambun, saat ditemui wartawan.

Katanya, jalan di Simpang Raya tersebut, sudah lama rusak dan tidak pernah diperbaiki, sehingga kalau hujan, banyak sepeda motor yang terperosok ke lubang-lubang yang menganga.

"Sudah lama jalan ini rusak, tapi enggak diperbaiki. Apalagi yang di Tigaras itu, parah rusaknya. Memang pernah diperbaiki, tapi hanya ditambal-tambal saja," ucap Boru Damanik saat berada di Simpang Raya, Selasa (23/6/2020), pukul 14.00 WIB.

Boru Damanik menuturkan, kalau baru-baru ini, jalan tersebut baru diperbaiki, namun dengan menggunakan batu saja dan hanya tahan hitungan hari karena langsung rusak kembali.

"Rusaknya jalan ini (Simpang Raya) sudah hampir kurang lebih 2 tahun, tapi hingga sekarang, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, tidak memperbaiki jalan ini," terang wanita yang mengaku sudah 15 tahun tinggal di Simpang Raya.

Lanjutnya, apalagi ini kan sudah bisa dibilang jalan lintas, karena jalan menuju Brastagi dan bahkan tempat wisata lainnya juga dari sini. Jadi kalau jalan ini tidak diperbaiki, bagaimana warga yang dari luar mau melintasi jalan ini, apalagi banyak pedagang, termasuk saya, ujarnya.

Boru Damanik menaruh harapan besar kepada Pemkab Simalungun, agar secepatnya jalan di Simpang Raya dan jalan lainnya diperbaiki sehingga tidak mengganggu warga.