Medan, hetanews.com - Panti Asuhan Yayasan Adonai Cinta Anak Nusantara di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara terbakar, Jumat (19/6). Pelaku pembakaran ternyata MB (19) salah seorang anak asuh di panti asuhan tersebut.

Kapolsek Namorambe AKP Binsar Naibaho mengatakan MB melakukan aksinya karena sakit hati lantaran sering ditegur saat bermain handphone oleh salah seorang pembina panti saat berada di asrama. Kemudian ia mengambil bensin di gudang panti, lalu menyiramkannya ke ruang bendahara panti, sebelum akhirnya menyulut api menggunakan korek gas.

“(motifnya) Dia merasa sakit hati, karena dia sering ditegur main HP, dia merasa dimusuhi pimpinan itu. Perasaan dia seperti merasa dibenci dan dikucilkan, gitu aja masalahnya,’’ ujar Kapolsek Namorambe, AKP Binsar Naibaho, Minggu (21/6).

Panti asuhan ilegal di Haiti terbakar.
ilustrasi panti asuhan terbakar

Binsar menjabarkan pada peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Namun kerugian panti mencapai Rp 50 juta. Binsar menjelaskan kebakaran bermula sekira pukul 19.00 WIB, munculnya api pertama kali diketahui pegawai panti bernama Aldi (23).

Ia mencium bau asap saat berada di asrama. Aldi lantas mencarinya dan menemukan bau itu di ruangan kerja Bendahara panti. Saat kejadian Aldi melihat api sudah mulai membesar.

Selanjutnya Aldi memanggil rekan-rekanya yang berada di asrama untuk sama-sama memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran, maupun menyiram api dengan air yang berada di sana.

Salah satu ruangan di Panti Asuhan
Salah satu ruangan di Panti Asuhan Yayasan Adonai Cinta Anak Nusantara di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang yang dibakar salah seorang anak asuhnya.

“Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, berselang beberapa menit kemudian personel Polsek Namorambe tiba di lokasi kebakaran dan langsung membantu pemadaman Api dengan cara manual hingga api berhasil dipadamkan pukul 19.45 WIB,” ujar Binsar.

Usai api dipadamkan kata Binsar, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Hingga akhirnya siasat MB terbongkar.

“MB mengakui perbuatannya telah melakukan pembakaran. Polisi pun juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah mancis dan 1 (satu) jerigen kecil berisikan sisa bensin yang digunakannya pada saat itu,”ujar Binsar.

sumber: kumparan.co,