HETANEWS.COM

Tak Hanya T-rex, Ini Bukti Dinosaurus Karnivora Besar Pernah Hidup di Australia

Ilustrasi dinosaurus karnivora, keluarga tyrannosaurus (T-Rex)

Hetanews.com - Sekelompok peneliti menganalisis fosil jejak kaki hewan purba dan menyimpulkan itu berasal dari dinosaurus karnivora bertubuh besar. Melansir CNN, Sabtu (20/6/2020), dinosaurus ini diperkirakan memiliki tinggi mencapai tiga meter dan panjang sekitar 10 meter.

Ahli paleontologi dan pemimpin penelitian dari University of Queensland, Australia, Anthony Romilio mengatakan untuk menempatkan dinosaurus pada perspektif tersebut, tim merujuk pada Tyrannosaurus rex ( T.rex).

"T.rex memiliki tinggi mencapai 3,25 meter dan panjang 12 m hingga 13 m. Tetapi itu tidak muncul sampai 90 juta tahun setelah raksasa ( dinosaurus karnivora) Quensland kami," kata Rimilio.

Romilio mengatakan jejak kaki dinosaurus yang dianalisis tersebut kemungkinan dibuat oleh Carnosaurus raksasa, yakni kelompok yang mencakup Allosaurus.

"Pada saat itu, ini mungkin salah satu dari beberapa dinosaurus predator terbesar yang ada di planet ini," jelas dia.

Fosil jejak kaki dinosaurus yang dianalisis para paleontologis ini diperkirakan berasal dari periode Jurassic akhir, antara 165 dan 151 juta tahun yang lalu.

Ilustrasi Tyrannosaurus rex (T.rex), dinosaurus karnivora besar yang pernah hidup di Bumi.
Foto: SHUTTERSTOCK/Herschel Hoffmeyer

Sebagian besar jejak yang ditemukan berukuran sekitar 50-60 cm dan beberapa panjangnya mencapai 80 cm.

"Jejak ini dibuat oleh dinosaurus yang berjalan melalui hutan rawa yang pernah menempati sebagian besar lanskap yang sekarang menjadi Queensland selatan," ungkap Romilio.

Romilio mengungkapkan ahli paleontologi sebelumnya menunjukkan Tyrannosaurus rex (T.rex) hanya di Amerika Utara, Giganotosaurus di Amerika Selatan dan Spinosaurus di Afrika.

Akan tetapi, sekarang dengan bukti baru dari fosil jejak yang ditemukan di Queensland ini merupakan milik dinosaurus karnivora besar dari Australia.  

Meskipun ini adalah kali pertamanya dideskripsikan secara ilmiah, namun ternyata fosil-fosil ini ditemukan lebih dari setengah abad yang lalu.

"Fosil ini ditemukan di langit-langit tambang batubara bawah tanah dari Rosewood dekat Ipswich, dan Oakey di utara Toowoomba pada tahun 1950-an dan 1960-an," ungkap Romilio.

Makalah penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Historical Biology. Tak hanya dinosaurus karnivora besar yang telah ditemukan di benua kangguru ini.

Sebab, pada 2017, para peneliti menemukan jejak kaki dinosaurus terbesar di dunia di barat laut Australia. Dinosaurus ini berukuran hampir 5 kaki 9 inchi atau sekitar 1,7 meter. Jejak kaki diperkirakan milik Saurupoda, yakni dinosaurus herbivora berleher panjang.

Rekor sebelumnya dipegang oleh jejak kaki 1,15 meter yang ditemukan di Bolivia pada Juli 2016 yang merupakan fosil jejak terbesar dari dinosaurus karnivora.

Sumber: kompas.com

Editor: tom.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!