HETANEWS.COM

Heboh Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Samping Rumah Dinas Wali Kota Siantar

Mayat korban saat masih di lokasi kejadian.

Siantar, hetanews.com – Heboh, pria tanpa identitas ditemukan membusuk, di Taman Kehati Siantar, tepatnya di samping rumah dinas Wali Kota Siantar, Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, pada Sabtu (20/6/2020) sore tadi, sekira pukul 13.30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, pria tanpa identitas itu, diperkirakan berusia 35 tahun dan pertama kali ditemukan oleh Ando (22), warga Jalan Diponegoro, Gg Kopral, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.

Ando saat diwawacarai wartawan, di TKP, menyebutkan,  mayat pria tanpa identitas itu, pertama kali dilihatnya bersama satu orang rekannya. Awalnya, dia beserta rekannya sedang mencari belatung.

"Tadi kami kemari bersama kawan dengan tujuan mau mencari jentik nyamuk /belatung untuk pakan ikan laga. Kan kawasan sini bang pinggiran sungai, terus lembab gitu, jadi banyak jentik nyamuk,"kata Ando menjelaskan.

Ando bersama temannya itu terkejut bukan main, saat melihat satu orang pria dewasa yang sudah mulai membusuk didalam pos penjagaan menuju Taman Kehati.

Dengan inisiatif sendiri, Ando bersama rekannya, kembali ke Gg Kopral dan langsung melaporkan kejadian itu, kepada Petugas Kelurahan setempat.

Tak butuh beberapa lama, Tim BPBD dan personil Polsek Siantar Barat, tiba di lokasi dan mengevakuasi mayat korban.

Petugas lengkap pakai APD saat mengevakuasi mayat korban. 

Petugas juga meminta keterangan dari saksi. Sedangkan keadaan semakin ramai, disemuti warga dan pengendara, lantaran penasaran terhadap sesosok mayat laki – laki itu.

Meski banyak warga yang melihat korban, namun tak satupun yang mengenali mayat tersebut.

Pantauan wartawan, personil kepolisian tampak masih menunggu kehadiran Tim Inafis Polres Siantar guna  mengidentifikasi mayat tersebut.

Lima belas menit kemudian, Tim Inafis Polres Siantar tiba. Dengan menggunakan pakaian APD, petugas membersihkan area, menggunakan cairan disinfektan. Kemudian, memasang garis police line. Perlahan mayat diidentifikasi.

"Perkiraan kita, kondisi mayat ini sudah meninggal selama empat atau mau sampai lima hari. Apalagi, mayat sudah membusuk dan berbelatung. Sampai sekarang, kita belum ada menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,"kata Kapolsek Siantar Barat, Iptu Esron Siahaan.

Dikatakan Kaposlek, pihaknya masih terus menunggu hasil identifikasi selesai. Setelah selesai, pihaknya juga akan membawa mayat itu ke RSUD Djasemen Saragih Siantar. "Kita tunggu dulu hasil otopsinya, baru hasilnya bisa kita simpulkan," tutupnya.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!