HETANEWS.COM

Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan Dipolisikan Gegara Postingan di Medsos

Ilustrasi media sosial

Taput, hetanews.com - Ketua DPRD Tapanuli Utara Poltak Pakpahan sekaligus Sekretaris Partai PDI Perjuangan Taput dipolisikan salah satu kader. Dia dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

Pelapor yakni Monang Nababan, warga Desa Sitabotabo Toruan, Kecamatan Siborongborong yang merupakan kader PDIP. Dia menyeret Ketua DPRD Taput ke ranah hukum lantaran tak terima dituding sebagai pencuri kerbau.

"Benar, seorang warga atas nama Monang Nababan melaporkan akun facebook Poltak Pakpahan atas kasus pencemaran nama baiknya di media sosial," ujar Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, Jumat (19/6/2020).

Informasi diperoleh, kronologi berawal saat pelapor menuliskan status unggahan foto pada dinding akun media sosia (medsos) pribadinya dengan menuliskan 'kami anak ranting PDI Perjuangan Desa Sitabotabo Toruan tolong diperhatikan' pada Minggu, (24/5/2020) pukul 09.48 WIB.

Status unggahan itu mendapatkan respons netizen dengan beragam komentar. Salah satunya dari Poltak Pakpahan, yang diduga kuat merupakan akun milik Ketua DPRD Taput.

Dalam kolom komentarnya, akun Poltak Pakpahan menuliskan sebuah kalimat tudingan terhadap Monang yang menyebutnya seorang pencuri kerbau.

"Anda itu kalau mau diperhatikan datang ke kantor bukan ngomong di medsos. Tidak punya etika, baru-baru ini kita sudah mendata masyarakat yang terdampak termasuk kader. Kenapa anda tidak masukkan data. Sebenarnya saudara tak pantas jadi kader karena baru mencuri kerbau. Sebenarnya sudah harus dipecat," tulis akun Poltak Pakpahan dalam kolom komentar.

Tak terima tudingan tersebut, Monang berusaha meminta klarifikasi melalui balasan balik dalam kolom komentar dengan menanyakan maksud kalimat tersebut. Namun tidak dibalas.

Monang pun menempuh jalur hukum karena merasa nama baiknya dicemarkan Poltak Pakpahan. Dia membuat laporan polisi dengan nomor LP/135/VI/2020/SU/RES TAPUT/SPKT pada Rabu (17/6/2020).

Terkait hal ini, Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan yang dikonfirmasi mengatakan hal tersebut merupakan persoalan internal partai. Dia mengaku tidak berniat untuk menempuh langkah hukum dalam menyikapi laporan tersebut.

"Itu sudah dibahas dan merupakan persoalan internal. Itu sudah selesai," ucapnya.

sumber: kumparan.com

Editor: Sella Simorangkir.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan