HETANEWS.COM

Liku-liku Politik Anak dan Mantu Jokowi di Pilkada 2020

Putra Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka akan mengikuti Pilkada Surakarta

Jakarta, hetanews.com - Tiga bulan jelang pendaftaran pasangan calon Pilkada Serentak 2020, Solo dan Medan menjadi sorotan. Penyebabnya ada nama anggota keluarga Presiden Joko Widodo: Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution yang kemungkinan besar bakal berlaga.

Gibran adalah adalah putra sulung Presiden Joko Widodo. Sementara Bobby adalah menantu Jokowi. Keduanya memang belum resmi menjadi calon kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2020, tetapi gaungnya sudah menjadi perhatian publik.

Gibran pertama kali menyatakan niat untuk maju sebagai calon wali kota Solo pada pertengahan Oktober 2019. Pada 23 September 2019, Gibran resmi mendaftarkan diri sebagai kader PDIP demi memuluskan langkahnya menjadi calon kepala daerah.

Sebulan setelahnya, Gibran sowan ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati di Jakarta. Dalam pertemuan, pemilik bisnis kuliner Markobar itu menyatakan kesiapannya maju pada Pilkada 2020.

"Banyak hal yang saya sampaikan, keadaan di Solo seperti apa, dan saya sampaikan keseriusan untuk maju," tutur Gibran usai pertemuan di Jakarta, 24 Oktober 2019.

Sementara itu, Bobby telah mengungkapkan niat untuk maju sebagai calon wali kota Medan. Pada 3 Desenber 2019, Bobby mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Medan lewat PDIP.

Putra Sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming mendatangi rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jakarta Pusat, 24 Oktober 2019. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Putra Sulung Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming pernah mengaku tidak ingin terjun ke politik, tetapi kini ingin maju jadi calon Wali Kota Solo 

Setelah itu, Bobby memulai safari politiknya ke sejumlah petinggi partai. Tercatat ia telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Per 12 Maret lalu pun Bobby telah berstatus sebagai kader PDIP.

Manuver anak dan mantu Jokowi itu sempat menghebohkan publik. Pasalnya, Jokowi sempat menyampaikan ke publik bahwa keluarganya tidak berniat masuk ke dunia politik.

"Kalau saya lihat ya, saya sebagai bapaknya anak-anak, kan sering ngomong-ngomong, ngobrol. Gibran ini belum, feeling politiknya kok belum. Masih senang 100 persen di dunia usaha," kata Jokowi kepada wartawan di Grand Garden Cafe, Kebun Raya Bogor, 8 Desember 2018.

Saat itu, Jokowi mengatakan minat berpolitik baru terlihat dari mantunya, Bobby. Namun Bobby belum mengakui. Suami Kahiyang Ayu itu mengaku ingin fokus membangun usaha dulu.

Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution mengaku tak tertarik menjadi pengurus PSSI, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (18/6).
Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution bertekad menjadi calon Wali Kota Medan dalam Pilkada 2020 

Gibran juga sempat menyatakan enggan terjun ke politik. Hal itu ia sampaikan saat menjamu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kedai Markobar di Solo, 9 April 2018.

"Saya juga tidak mau berpolitik. Yang merah, biru, hijau, dan lainnya. Hari ini saya cuma sebagai teman saja. Kita cuma silaturahmi," tutur Gibran.

Kini keduanya telah mengantongi sejumlah dukungan untuk maju berpolitik pada 2020. Bobby tercatat telah mendapatkan sinyal dukungan yang kuat dari Nasdem, Golkar, dan PAN. Sementara Gibran sudah pasti mendapat dukungan dari Golkar.

Meski begitu, keduanya belum mengantongi dukungan resmi dari partai mereka sendiri, PDIP. Bahkan Gibran masih terbelit konflik internal antara DPC Solo PDIP dengan DPP PDIP.

Ketua DPC Solo PDIP FX Hadi Rudyatmo masih berkukuh hendak mengusung Achmad Purnomo. Sementara DPP PDIP berkali-kali menyebut kewenangan mengusung ada di pusat.

"Saya mau mengingatkan partai. Selama ini kami di PDIP diajari lima mantap. Sekarang saatnya DPP membuktikan, mereka mau menjalankan itu atau tidak. Kalau mau ya mestinya mendukung Pak Pur," kata Rudy, Selasa (16/6).

sumber: cnnindonesia.com

Editor: sella.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!