Medan, hetanews.com - Seorang pelaku jambret yang kerap beraksi di Kota Medan tewas ditembak personel Satreskrim Polrestabes Medan. Pelaku yang merupakan napi asimilasi berinisial APS (30) ditembak karena menikam petugas saat akan diamankan.

“Tersangka APS meninggal dunia setelah ditembak karena melukai petugas dengan menggunakan pisau," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko.

Selain menembak mati APS, personel Satreskrim Polrestabes Medan menangkap tiga tersangka lainya, yakni ES (24), S alias Sabir (25) dan GP (22). Ketiganya juga ditembak petugas karena berusaha kabur saat ditangkap.

“Satu tersangka yang ditembak berinisial ES masih dirawat akibat luka tembak di rumah sakit,” ujar Riko.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing mengatakan komplotan ini dalam menjalankan aksi menggunakan dua unit sepeda motor. Dimana satu kelompok bertugas menghalangi-halangi laju koban, sementara satu kelompok mengeksekusi calon korbannya.

"Setelah menjambret, dua tersangka langsung kabur, sedangkan dua tersangka lainnya menghalang-halangi korban maupun warga lain yang mengejar," kata Martuasah.

Dari hasil pemeriksaan, komplotan yang juga napi asimilasi kerap beraksi di kawasan Kota Medan dan Sunggal, Deliserdang.

"Kemungkinan ada TKP lainnya masih didalami,” ucapnya..

Selain mengamankan keempatnya, polisi menyita barang bukti tiga unit sepedamotor, satu tas ransel warna abu-abu, satu unit laptop, satu unit hardisk, dan empat helm.

sumber: inews.id