HETANEWS.COM

Posko Perbatasan Covid 19 Siantar Lengah, Insentif Belum Cair

Pemeriksaan kendaraan di Posko Perbatasan

Siantar, hetanews.com - Ditengah zona merah Covid 19 posko jaga perbatasan terpantau lengah. Aktifitas moda transportasi berjalan seperti sedia kala. Kondisi demikian disebut makin memicu peningkatan grafik kasus Covid 19 di Pematangsiantar.

Kadishub Siantar, Esron Sinaga, mengatakan ada 5 posko pintu perbatasan antara wilayah Siantar-Simalungun. Kelima pos berada di Jalan Medan, Melanthon Siregar-Marihat, Simpang Dua,  Saribudolok dan  Jalan Asahan.

Selain Dishub, pos perbatasan dibantu personil dari Medis, TNI-Polri dan BPBD. Penjaga pos bekerja dalam 2 shift secara bergantian dari Pukul 06.00-11.00 WIB dan 14.00- 20.00 WIB.

Esron mengklaim petugas posko masih bekerja mencegah penyebaran Covid 19, dengan melakukan cek suhu tubuh dan sosialisasi protap Covid 19 kepada penumpang.

"Masih beroperasi. Karena kan bagaimana untuk memutus mata rantai Covid 19 ini," kata Esron kepada Hetanews ditemui di Ruang Harungguon Bolon, Senin (15/6/2020).

Ia mengakui tidak ada melakukan pendataan atau menutup akses pengunjung yang datang ke Pematangsiantar. Sehingga, aktifitas transportasi sudah berjalan seperti semula.

"Kita kan gak tau apakah dia melintas atau ke Siantar. Kalau kita temukan [suhu tubuh] 38 derajat keatas. Kita kasih istrahat, kasih minum kalau masih tetap misalnya jadi 39 derajat, kita panggil kita undang keluarganya dan laporkan ke Gugus Tugas," ucapnya.

Insentif Para Penjaga Pos Belum Cair

Salah satu longgarnya penjagaan di Posko perbatasan karena belum ada pencairan insentif  para petugas. Pantauan di beberapa lokasi, ada beberapa posko yang sudah tidak berpenghuni.

"Kemarin ke Medan, gak ada lagi diperiksa periksa. Dulu memang sempat diperiksa, ditanya bahkan ada yang dipulangkan," ujar Sumarno, salah Supir mobil rental.

Ditanya hal itu, Esron meminta  agar maklum. "Masyarakat mengertilah, maklum lah capek kita kalau hanya pemerintah ya mana sanggup," ucapnya.

Kata dia, para petugas juga perlu Safety. Sebab menjaga perbatasan bukan hal yang mudah. "Kita punya Shif dari jam 6 sampai jam 11. jam 14 sampai 8 malam. Mungkin masih ada sebagian [Tidak bekerja], ada yang belum masuk. atau ada sebagian yang istrahat kecapean. kita harus safety juga," sebutnya.

Esron membeberkan satu orang petugas posko dapat insentif sebesar Rp.30 ribu per shift. Namun intensif kata dia belum cair karena rekapitulasi belum selesai.

"Ada insentifnya. Sekarang masih proses rekap belum cair harus kita minta. Dan masuk ke rekening mereka. Jadi banyak orang ini belum masuk ke rekap. Dihitung per Shift misalnya 5 hari  kali sekian, karena ada absennya," kata Kadishub.

Baca juga: Imbauan Menutup Tempat Keramaian Di Siantar Dicabut

Penulis: tim. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan