HETANEWS.COM

Arab Saudi Tutup Mal di Jeddah yang Langgar Protokol Cegah Corona

Pengunjung menggunakan masker saat berjalan pada salah satu mal di Kota Riyadh, Arab Saudi.

Arab Saudi, hetanews.com - Pemerintah Arab Saudi menutup sebuah mal besar di kota Jeddah karena melanggar protokol pencegahan virus corona. Di antara pelanggarannya adalah karena tak mematuhi aturan social distancing.

Minggu (14/6), penutupan dilakukan oleh otoritas Jeddah terhadap sebuah mal di Jalan Prince Mohammad Bin Abdulaziz Street yang dulu dikenal dengan nama Tahlia Street. Penutupan dilakukan setelah petugas distrik Al Aziziyah melakukan inspeksi dan melihat berbagai pelanggaran.

Di antara pelanggarannya adalah tidak adanya social distancing, banyak pengunjung tak pakai masker, dan pihak mal yang tak melakukan pemeriksaan ketat terhadap orang-orang yang masuk.

Pemerintah Saudi memang telah melonggarkan lockdown dan membuka kembali pusat perbelanjaan, namun dengan protokol yang ketat. Selain wajib mendorong social distancing, pihak mal juga harus melakukan pemeriksaan suhu di pintu masuk.

Para staf di mal juga harus dilengkapi dengan disinfektan dan sanitiser, menutup tempat permainan anak, mensterilisasi keranjang belanja setiap usai dipakai, hingga menutup kamar pas.

Sejauh ini kasus virus corona di Arab Saudi terus meningkat. Pada penghitungan Minggu, untuk pertama kalinya angka penderita baru corona mencapai lebih dari 4.000 orang.

Dengan penambahan 4.233 penderita baru, total ada 127.541 pasien corona yang tercatat di Saudi hingga saat ini, dengan 972 kematian. Pemerintah Saudi meminta masyarakat untuk mematuhi setiap anjuran pemerintah untuk menurunkan angka corona.

"Ada dua pilihan di hadapan kita. Angka penderita terus naik jika masyarakat tidak patuh, atau kita bisa menurunkan angkanya," ujar juru bicara Kementerian Kesehatan Saudi.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!