HETANEWS.COM

Minum Tuak Dilarang, Berikut RUU Minuman Beralkohol

Ilustrasi

Siantar, hetanews.com - Minuman tradisional masyarakat Batak yaitu Tuak masuk dalam pembahasan RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol. DPR RI merancang RUU tersebut dalam Program Legislasi Nasional atau Prolegnas 2020. 

RUU Larangan Minuman Beralkohol dibikin dalam 24 Pasal dan tujuh Bab. Pada Bab II ayat (1) disebutkan minuman beralkohol yang dilarang diklasifikasi berdasarkan golongan dan kadarnya sebagai berikut; 

A. Minuman beralkohol Golongan A adalah minuman beralkohol dengan kadar ethanol C2H5OH lebih dari 1 % sampai 5 %. 
B. Minuman beralkohol Golongan B adalah minuman beralkohol dengan kadar ethanol C2H5OH lebih dari 5% sampai 20 %. 
C. Minuman beralkohol Golongan C adalah minuman beralkohol dengan kadar ethanol C2H5OH lebih dari 20 % sampai 55 %. 

Pada ayat (2) dijelaskan, berdasarkan golongan sebagai mana yang dimaksudkan pada ayat (1) dilarang minuman beralkohol yang meliputi;  Minuman beralkohol tradisional dan  Minum beralkohol campuran atau racikan.

Pada Bab III pasal 5 dan 6, dimuat penjelasan bahwa setiap orang dilarang meproduksi minuman, memasukkan, menyimpan dan mengedarkan dan/atau menjual minuman beralkohol Golongan A, B, C dan minuman beralkohol tradisional  dan minuman beralkohol campuran atau racikan. 

Pasal 7 setiap orang dilarang mengonsumsi minuman beralkohol Golongan A, B, C dan minuman beralkohol tradisional  dan minuman beralkohol campuran atau racikan. 

Selanjutnya pada pasal 8, larangan tersebut tidak berlaku untuk kepentingan terbatas. Kepentingan terbatas yang dimaksud ialah, kepentingan adat, ritual keagamaan, wistawan, farmasi dan tempat tempat yang diizinkan oleh peraturan perundang udangan.

Bab IV dijelaskan, Pemerintah daerah berwenang melaksanakan pengawasan minuman beralkhol mulai dari memproduksi, memasukkan, menyimpan mengedarkan, menjual dan mengkonsumsi minuman beralkhol.

Pada Bab VI dijelaskan mengenai ketentuan pidana. Pada pasal 18 disebutkan, setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 dipidana penjara paling sedikit 2 tahun dan paling lama 10 tahun atau denda Rp 200Juta paling banyak Rp 1 Miliar.
 

Penulis: Huget. Editor: Edo Sinaga.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!