HETANEWS.COM

BMKG: Gempa M 6 di Buru Maluku Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Maluku, hetanews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa magnitudo (M) 6 di Pulau Buru, Maluku adalah gempa dangkal. Gempa itu dipicu oleh aktivitas sesar lokal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal," ujar Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triono dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2020).

BMKG juga menganalisis mekanisme sumber gempa yang diperbarui menjadi M 5,8 ini. Hasil menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip)," katanya.

BMKG belum menerima laporan dampak kerusakan dari gempa tersebut. Serta belum tercatat adanya aktivitas gempa susulan.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hingga hari Selasa, 9 Juni 2020 pukul 12.23 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," tutur Rahmat.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar. Rahmat juga meminta warga tidak tinggal di bangunan yang retak akibat gempa.

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," jelasnya.

Sebelumnya, BMKG menginformasikan gempa bermagnitudo (M) 6,0 terjadi di Buru, Maluku. Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa terjadi pada pukul 11.56 WIB tadi di kedalaman 10 km.

sumber: detik.com

 

Editor: sella.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!