HETANEWS.COM

Jumlah Positif Meningkat, Para Pemangku Kepentingan Baru Atur Sanksi Warga Abai Protokol Kesehatan

Tim GTPP memberikan hukuman push up terhadap masyarakat yang tak mengenakan masker di luaran beberapa waktu lalu. Foto: ist

Siantar, hetanews.com – Masyarakat Kota Siantar yang abai menerapkan protokol kesehatan diantaranya seperti memakai masker selama pandemi corona bakal diberi sanksi. Regulasi mengenai hal itu pun tengah disusun tatkala jumlah positif meningkat.

Sejak kasus pertama dilaporkan hingga hari ini tercatat 29 kasus positif di Kota Siantar. Dari angka tersebut dengan rincian 17 pasien dalam perawatan, 3 orang meninggal dan 9 orang sembuh dari virus corona.

“Setelah rapat dengan DPRD dan diskusi dengan Forkopimda. Kesimpulan yang diambil, warga diwajibkan mengikuti protokol kesehatan. Bagi warga lalai mematuhi protokol kesehatan diberikan sanksi yang saat ini regulasinya tengah disusun,” kata Jubir GTPP Kota Siantar, Daniel Siregar lewat siaran langsung Youtube, Kamis (4/6).

Baca juga: 4 Kecamatan di Kota Siantar Masuk Zona Merah Penyebaran Corona

Daniel menyampaikan, penambahan kasus juga terdapat dalam kategori lainnya seperti orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 271 orang. “Semua ODP saat ini menjalani isolasi mandiri,” tambahnya.

Kemudian kategori PDP (pasien dalam pengawasan) berjumlah 7 orang yang saat ini tengah dalam perawatan dan OTG (orang tanpa gejala) 14 orang diisolasi di RSU Djasamen Saragih.

Baca juga: Hefriansyah ‘Tutup Mata’ Terhadap Pedagang Pecal Keliling yang Sempat Dinyatakan Positif Covid – 19, Ini Curhatnya!!!

Editor: bt.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!