HETANEWS.COM

Wisma Atlet Sumut Dioperasikan untuk Penginapan Tenaga Medis Covid-19

Salah satu kamar di Wisma Atlet, Jalan Willem Iskandar kawasan Pancing, Kabupaten Deli Serdang yang dipersiapkan Pemprov Sumatera Utara untuk penginapan tenaga medis Covid-19. Foto: Istimewa

Medan, hetanews.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akhirnya mengoperasikan Wisma Atlet di Jalan Willem Iskandar kawasan Pancing, Kabupaten Deli Serdang, sebagai tempat penginapan tenaga medis khusus menangani Covid-19.

Penginapan ini dioperasikan untuk mengurangi beban pengeluaran Pemprov Sumut dalam menyediakan penginapan tenaga medis, yang selama ini menginap di hotel, dengan anggaran biaya penginapan sekitar Rp 400 juta setiap bulannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut, R Sabrina mengatakan, sedikitnya 130 orang tenaga medis yang selama ini bekerja menangani pasien Covid-19, dipindahkan ke Wisma Atlet tersebut. Selama ini, tenaga medis itu menginap di hotel di Batang Kuis, seputaran Bandara Kualanamu.

"Saya sudah meninjau kamar-kamarnya dan melihat kelengkapan yang ada di dalamnya. Semua fasilitas sudah memadai dan layak seperti hotel. Secara keseluruhan ada 100 kamar yang disiapkan. Satu kamar akan diisi oleh dua orang tenaga medis," ujar Sabrina saat meninjau Wisma Atlet, Kamis (4/6/2020).

Turut mendampingi Sabrina, Kadis Perhubungan Sumut Abdul Haris Lubis, Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit, Plt Kadis Kominfo Sumut Irman Oemar, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut Suriadi Bahar dan Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Hendra Dermawan Siregar.

Sabrina berharap, dengan fasilitas yang sudah memadai itu, para tenaga kesehatan bisa beristirahat dengan tenang dan nyaman. Sehingga bisa lebih fokus dan maksimal lagi dalam menangani pasien Covid-19.

"Harapan saya, semoga tempat ini bisa membuat dokter dan tenaga kesehatan beristirahat dengan nyaman dan senang. Bila senang nanti imunitas tubuh kita pun akan bertambah," katanya.

Ditambahkan, pemanfaatan Wisma Atlet untuk para tenaga medis juga dalam rangka efisiensi anggaran.

"Kita punya fasilitas kenapa tidak kita manfaatkan. Sebelumnya memang Wisma Atlet belum siap, sehingga baru hari ini bisa dioperasikan," terangnya.

Sebelum meninjau kamar demi kamar, Sabrina bersama dengan puluhan anak yatim di sekitar lokasi ikut memanjatkan doa atas peresmian beroperasinya Wisma Atlet tersebut.

"Mari kita berdoa dengan khusuk agar diberkahi Allah SWT tempat ini dan masalah Covid-19 ini cepat selesai," tuturnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumut Baharuddin Siagian mengatakan bahwa awalnya tempat ini disiapkan untuk atlet yang akan berlaga di PON 2024. Namun mengingat kondisi seperti saat ini, dipakai terlebih dahulu untuk kepentingan para pejuang kesehatan.

“Hari ini kita operasikan tempat ini untuk pejuang Covid-19, yakni para dokter dan tenaga medis," ujarnya.

Untuk antisipasi penerapan protokol kesehatan oleh para petugas di Wisma Atlet, Bahar nantinya akan bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan guna melakukan pelatihan dan pengarahan pada para petugas.

"Sehingga mereka pun bisa aman, dan ini benar-benar saya ingatkan kepada mereka semua pelayanan harus tetap menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.

Salah seorang tenaga kesehatan yang bertugas di RS GL Tobing Sri Wahyuningsi Lubis mengaku senang dipindahkan dari hotel ke Wisma Atlet.

"Saya pribadi lebih suka di sini. Di sini lebih lebar dan lebih nyaman, kalau di hotel kan terbatas. Harusnya dari awal saja kami ditempatkan di sini," sebutnya. 

Sumber: beritasatu.com

Editor: tom.