HETANEWS.COM

Anak Pengedar Sabu Diancam 1 Tahun Penjara dan Kerja di Dinas Sosial

Ilustrasi persidangan. (Int)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa anak yang satu ini, terbukti menjadi kurir sabu dan mendapatkan upah. Dia diancam 1 tahun penjara dan denda diganti dengan bekerja, di Dinas Sosial, selama 8 bulan.

Kedua anak tersebut, berinisial PT (16 tahun) dan MRA (14), bertempat tinggal di Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar.

Keduanya dituntut sama oleh jaksa Anna Lusiana SH, dan hanya MRA didenda 6 bulan bekerja di Dinas Sosial selain pidana penjara 1 tahun. Ancaman hukuman itu dibacakan jaksa dalam persidangan tertutup untuk umum dalam sistem Peradilan Anak, di PN Pematangsiantar, Rabu (3/6/2020).

Kedua anak tersebut dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 (1) Jo pasal 132 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Didampingi pengacara B Banjarnahor SH dari Posbakum PN Siantar, secara tertulis meminta agar kedua anak yang dijadikan terdakwa tersebut agar dihukum seringan-ringannya. Apalagi MRA masih berstatus pelajar kelas 3 SMP.

Keduanya ditangkap Polres Pematangsiantar saat akan mengantarkan sabu, kepada Ariga (DPO), di jalan Timbang Kelurahan Timbang Galung, pada Sabtu, 2 Mei 2020, lalu. Polisi menyita barang bukti 2 paket sabu di tempat terpisah.

Sepaket sabu berada dibawah kaki MRA dan sepaket lagi dikantongi PT. BB seberat 0,14 gram dan juga 2 buah Hp, dinyatakan untuk dimusnahkan.

Untuk mendengarkan putusan hakim tunggal dalam sistem peradilan anak, Rahmat Hasibuan SH, akhirnya menunda persidangan hingga Kamis (4/6/2020) mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!