HETANEWS.COM

Siantar "Juara 3" Terbanyak Covid-19, Gugus Tugas Diminta Lebih Tegas Terhadap Titik Keramaian

Terlihat damkar milik pemko menyemprotkan air ke masyarakat yang sedang berkumpul di Lapangan Merdeka, beberapa waktu yang lalu. Foto: Restu

Siantar, hetanews.com - Walaupun sudah beberapa kali petugas pemadam kebakaran (Damkar) melakukan penyiraman terhadap masyarakat yang tengah kumpul di suatu tempat, tampaknya tidak membuat masyarakat menjadi takut maupun jera atas tindakan tersebut. 

Pasalnya masyarakat tetap saja kumpul disuatu tempat seperti Lapangan Merdeka (Taman Bunga), Cafe, maupun tempat lainnya. Hal ini mendandakan kalau Pemerintah Kota (Pemko) dan petugas Kepolisian khususnya Polres Pematangsiantar tidak tegas dalam mengambil tindakan, sehingga masyarakat menjadi sepele dan terkesan bahwa Virus covid-19 tersebut tidak ada di Kota Pematangsiantar. 

Sehingga istilah Stay At Home hanya dijadikan perkataan hiasan belaka. Pertanyaannya apakah hanya dengan menyemprotkan air ke masyarakat yang sedang kumpul dari mobil Damkar itu dijadikan solusi bagi pemerintah?. 

Untuk itu salah satu warga berinisial SP, mengatakan kalau sebenarnya dalam situasi ini memang Pemerintah Kota Pematangsiantar terkhusus Walikota Hefriansyah Noor tidak tegas dalam mengahadapi pandemi virus covid-19 ini. 

"Bukan hanya tidak tegas, Walikota ini pun sepertinya acuh tak acuh menghadapi pandemi virus covid-19 ini. Tidak hanya Walikota saja, petugas Kepolisian Polres Pematangsiantar pun kalau diperhatikan hanya memberi himbauan-himbauan saja, dan tidak ada sanksi yang diberikan kepada masyarakat,  jadi masyarakat terkesan cuek atas himbauan yang diberikan," ungkap SP saat berada didepan Kantor Polres Siantar, Selasa (2/6/2020) sekira pukul 09.00 WIB.

Selain itu, dirinya juga menyatakan kalau setiap harinya di Kota Pematangsiantar selalu bertambah yang positif Covid-19. Dan hingga sekarang Pemerintah Kota belum juga mendapatkan solusinya untuk menangani virus covid-19.

"Apalagi dikatakan bahwa Kota Pematangsiantar masuk 'nominasi' ke 3 yang masyarakatnya banyak terpapar virus covid-19 dan sudah dinyatakan zona merah. Jadi untuk Pemerintah Kota Pematangsiantar, carilah solusinya agar masyarakat tidak membandel dengan tetap Stay At Home (tetap dirumah). Kami ingin merasakan keadaan seperti semula," akhirnya sembari meninggalkan awak media ini.

Penulis: res. Editor: bt.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!