HETANEWS.COM

Sebaran Korban Meninggal Covid-19 Kabupaten/Kota di Sumut

Sumut, hetanews.com - Virus Corona yang menjadi penyebab penyakit covid-19 hingga saat ini masih menjadi momok menakutkan di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara.

Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, hingga Minggu (31/5/2020) sore tercatat pasien positif corona dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) test sudah menembus angka 409 orang.

"Update data covid-19 31 Mei 2020 Provinsi Sumatera Utara, jumlah pasien Positif Metode PCR 409 orang, PDP 140 orang, ODP 476 orang," kata jubir GTPP Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan, Minggu petang.

Dari ratusan pasien positif tersebut, dr Whiko menginformasikan angka korban meninggal akibat covid-19 di Sumut sudah mencapai 41 orang.

Sebagian besar korban meninggal akibat covid-19 di Sumut didominasi oleh kabupaten/kota yang masuk zona merah dan zona kuning.

Daerah tersebut adalah Kota Medan 23 korban meninggal, Kabupaten Deliserdang 8 orang meninggal, Pematangsiantar 3 orang meninggal, dan Labuhanbatu Utara 2 meninggal.

Kemudian Kabupaten Serdangbedagai, Asahan, Langkat, Kota Padangsidimpuan, dan Tanjungbalai yang masing-masing tercatat sudah ada 1 orang meninggal.

Namun meski angka korban meninggal akibat covid-19 sudah mencapai 41 orang, masih banyak wilayah di Sumut yang masih masuk dalam zona hijau.

Bahkan sebanyak 23 kabupaten/kota di Sumut masih nihil atau zero kasus meninggal akibat covid-19.

Daerah-daerah tersebut adalah: Kota Tebingtinggi, Sibolga, Gunungsitoli, Binjai, Kabupaten Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kabupaten Samosir, Padanglawas, Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Nias, Nias Utara, Nias Barat, serta Nias Selatan.

Kemudian kabupaten Mandailing Natal, Karo, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Humbang Hasundutan, Batubara, dan Dairi. Bahkan kabupaten Simalungun yang masuk dalam salah satu zona merah penyebaran covid-19 tercatat belum ada korban meninggal akibat covid-19.

"Jumlah pasien meninggal 41 orang dan paasien sembuh 145 orang," kata dr Whiko.

GTPP Sumut pun tetap mengimbau agar warga semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, serta memakai masker jika keluar rumah. Hal Ini perlu tetap dilakukan karena sampai saat ini belum ada tren penurunan dan masih ditemukannya penderita baru di Sumatra Utara.

"Kami mengingatkan kita harus laksanakan selalu menggunakan masker di manapun kita berada, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak dalam berinteraksi, serta menghindari kerumunan," kata Whiko.

 

sumber: tribun-medan.com

Editor: bt.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!