HETANEWS.COM

Siantar Hari ini: Positif Corona Meningkat Tajam-Banyak Tumpukan Massa -Hati Nurani Walikota Dipertanyakan

Walikota Hefriansyah

Siantar, hetanews.com - Ragam peristiwa terjadi di Kota Siantar har ini, Sabtu (30/5). Diantaranya warga terpapar corona meningkat tajam, sejumlah titik lokasi kumpul massa hingga hati nurani Walikota Siantar diuji terkait keringanan tagihan air.

Kasus Positif Corona Meningkat: 23 Kasus, 3 Diantaranya Meninggal

Sejak kasus warga terpapar virus corona disease atau Covid-19 pada April lalu, sampai hari ini tercatat 23 kasus positif di Kota Siantar.

Per kemarin (29/5) merupakan penambahan paling banyak yakni sebanyak 6 kasus positif. Total 23 kasus dengan rincian 13 pasien positif dirawat, 7 sembuh dan 3 pasien telah meninggal dunia.

Selengkapnya: Covid-19 di Siantar: 23 Kasus Positif, 7 Sembuh, 3 Meninggal

Ramai Titik Kumpul Diinti Kota

Meski kasus warga terpapar corona bertambah banyak, namun tampaknya tak menyurutkan niat warga untuk menahan diri di dalam rumah. Hal ini dapat dilihat di sejumlah lokasi yang ramai orang berkumpul, bahkan tanpa gunakan masker.

Pantauan hetanews, (30/5), kawasan Taman Bunga atau Lapangan Merdeka tampak ramai pengunjung. Begitu juga di depan toko roti jalan Sutomo dan jalan Kartini, juga dipadati pengunjung. Tak luput, cafe dan juga sejumlah ruko, tempat penjual makanan, juga dijumpai tumpukan massa.

Pembiaran ini, diyakini dapat menjadi salah satu faktor semakin meningkatnya kasus Covid -19. Pemerintah harusnya tegas menindak siapa saja yang mengabaikan protokoler kesehatan Covid-19. Apalagi banyak dari mereka tidak menggunakan masker.

Selengkapnya: Pasien Positif Covid-19 Kian Bertambah di Siantar, Anehnya Sejumlah Tempat Terpantau Dipadati Pengunjung

​​​​​
Hati Nurani Walikota

Hingga hari ini meski sudah diusulkan, Walikota tak kunjung menyetujui keringanan tagihan air PDAM, hati nurani pemimpin kota itu pun mulai dipertanyakan.

Selain PDAM Tirtauli, DPRD Kota Pematangsiantar juga menyurati Pemko Pematangsiantar pada tanggal 22 April 2020. Surat bernomor 170/776/DPRD/IV/2020 itu usulan penggratisan air minum secara khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah, juga terdampak oleh pandemi Covid-19.  

"Itu usulan teman teman supaya menyurati Pemerintah kota, kiranya dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid 19 ini," ujar Ketua DPRD Timbul ligga, diwawancarai April 2020

Anggota DPRD lainnya, mengungkapkan kondisi pandemi Covid 19 membuat masyarakat terpukul. Apalagi banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang kehilangan pekerjaan. Selain itu penggratisan juga perlu terhadap rumah rumah ibadah.

"Pimpinan DPRD sudah menyurati itu kepada Walikota. Pertanyaannya apakah mau Walikota, ada enggak hati nurani Walikota untuk menggratiskan air minum masyarakat ini. Kita pertanyakan kembali kepada walikota," ujar anggota DPRD, Ferry Sinamo.

Selengkapnya: Air Minum Gratis: PDAM Tirtauli Belum Terima Regulasi Dari Walikota

Editor: bt.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!