HETANEWS.COM

Penyaluran Bansos JPS Pemprovsu Di Pematangsiantar 'Macet'

Bansos JPS Sembako Pemrovsu.

Siantar, hetanews.com - Bansos Sembako JPS Pemprovsu belum seluruhnya disalurkan di 53 Kelurahan di Pematangsiantar. Sementara GTPP Covid 19 Pematangsiantar sempat menyalurkan Sembako di beberapa kelurahan sebelum perayaan Idul Fitri, pada Sabtu pekan lalu.

Belum lama ini, Tim II Pansus Covid 19 DPRD Provinsi Sumut turun memantau dan menggelar rapat bersama dengan Tim GTPP Covid 19 di Pematangsiantar. 

Diketahui bantuan Jaring Pengaman Sosial atau JPS tersebut senilai Rp 4.815.900.000 Miliar, dibelanjakan berbentuk sembako dibagikan kepada 21.404 KK di Pematangsiantar. 

Kadis Sosial P3A Pematangsiantar, Pariaman Silaen, mengaku penyaluran sembako yang sudah dilakukan masih di Kelurahan Karo dan Kebun Sayur. Penyaluran Sembako ditangani oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan [GTPP] Covid 19 dan BPBD Pematangsiantar.

Hal demikian juga disampaikan oleh Kabid Sosial P3A Pematangsiantar, Risbon Sinaga. Kata Risbon, pendataan untuk 21.404 KK penerima Bansos juga diambil alih oleh Pihak Kecamatan dan Tapem Pemko Pematangsiantar.

"Data Bansos Propinsi, dikendalikan oleh Tapem dan Camat. Mereka yang tangani," katanya dihubungi, Jumat (29/5/2020) sore.

Dihari yang sama, pantauan di lapangan beberapa kelurahan masih belum menyalurkan sembako. Seperti di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur. 

"Sampai sekarang belum ada menerima Sembako dari Provinsi. Kalau yang kami tahu masih di beberapa kelurahan saja," ungkap A Damanik, warga setempat.

Komposisi sembako JPS Pemprovsu ialah Beras 10 Kg, Mie Instan 20 Bungkus, Minyak Goreng 2 Liter, Gula putih 1 Kg, susu kental manis merk Indomilk, Teh Dari Wangi 1 Kotak, Ikan Kalen Merk ABC ukuran besar dan tepung 1 Kg. 

Dilain sisi, beredar kabar Bansos yang belum disalurkan itu bakal diganti uang tunai. Hal demikian demikian juga menjadi pembahasan Pansus DPRD Sumut dengan GTPP Covid 19, pada Rabu kemarin.

"Terkhusus JPS dari pemerintah provinsi, kami sudah melakukan RDP. Hasilnya, ada kesepakatan yakni mekanisme penyaluran. Untuk Kota Pematangsiantar, menerima uang dari Pemprov Sumut yang dibelanjakan paket sembako," jelas Ahmad Hamadi.

Namun kata dia, pihaknya banyak menemui masyarakat yang menerima bantuan, mengaku lebih memerlukan uang tunai daripada sembako. Untuk tahap II Bansos Sembako JPS Pemprovsu direncanakan dalam bentuk tunai.

"Sesuai hasil RDP, untuk tahap II JPS Pemprov Sumut dalam bentuk uang tunai Rp225 ribu. Alasannya, agar tidak ada penyimpangan."

"Sebab beberapa temuan kita, terdapat pengurangan. Sebab vendor penyedia barang telah mempertimbangkan beberapa hal, termasuk biaya-biaya lainnya," paparnya. 

Menurutnya, jika JPS dalam bentuk uang tunai, masyarakat bisa lebih memanfaatkan sesuai kebutuhannya. 

"Pak Wagub telah menyepakati agar JPS jilid II dipertimbangkan dengan pemberian uang tunai," tukasnya.

Untuk memastikan kapan dilanjutkan penyaluran Bansos Sembako JPS Pemrovsu kepada warga Pematangsiantar, Hetanews mengkonfirmasi Juru Bicara GTPP Covid 19 Pematangsiantar, Daniel Siregar. Konfirmasi yang dilayangkan kepada Daniel belum berbalas hingga berita ini dimuat.

Baca juga: Penyaluran Sembako JPS Sumut di Pematangsiantar Tidak Serentak

Penulis: gee. Editor: edo.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!