HETANEWS.COM

Pengedar Sabu Asal Simantin Pane Diancam 10 Tahun Penjara

Mikael Jekson dan Ridwan, masing - masing diancam 10 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Mikael Jekson Sidauruk als Jekson (29), warga Nagori Simantin Pane, terbukti menjual narkotika jenis sabu, hingga dituntut 10 tahun penjara, denda Rp1 milyar, subsider 1 tahun penjara. Ancaman jaksa, Doniel Ferdinan, dibacakan dalam persidangan yang digelar secara online, melalui vidcon, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (28/5/2020).

Menurut jaksa penuntut umum, terdakwa telah terbukti bersalah, melanggar pasal 114 (2) Jo pasal 132 UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Terdakwa lainnya, Ridwan Turnip, yang tinggal di rumah Jansen W Turnip (DPO), juga dituntut sama.

Berawal dari penangkapan Jekson di warung billyard milik Pak Owel, di Huta Bagadu Bangun Rakyat, Kecamatan Pane. Petugas telah mendapatkan informasi tentang Jekson dan beberapa orang lainnya yang melakukan peredaran narkotika.

Lalu Jekson dibawa ke rumahnya dengan saksi gamot, dan ditemukan barang bukti 485 plastik klip kosong, 1 buku catatan transaksi narkotika, dan timbangan digital. Selanjutnya, petugas membawa Jekson, ke rumah Jansen, di Simpang Simantin dan menangkap Ridwan dari Lantai II. Petugas juga menyita sabu seberat 30,22 gram (bruto) dan Hp merk Xiaomi.

Sabu sebanyak itu, diakui Jekson, adalah milik Jansen yang akan dijual melalui kurirnya, Jimi Purba dan Jojo, juga terdakwa Jekson. Sedangkan Ridwan yang tinggal di rumah Jansen, hanya mengetahui tentang sabu yang diberikan kepada Jojo dan juga diberikan sabu untuk dipakai.

Didampingi pengacara, Sarah Pulungan SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa memohon kepada majelis hakim, pimpinan Roziyanti, agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

"Jika mengulangi lagi, maka saya bersedia dihukum seberat-beratnya,"kata terdakwa secara bergantian.

Dibantu panitera pengganti, Jonathan Sinaga SH, persidangan ditunda hingga sepekan untuk pembacaan vonis.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!