HETANEWS.COM

Polemik SK Gugus Tugas, Ketua DPRD Bertugas Mewakili Walikota

SK Gugus Tugas Ketua DPRD Sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas yang memiliki tugas mewakili Walikota dalam melaksanakan tugas Ketua Gugus Tugas.

Siantar, hetanews.com - Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh hetanews jika Ketua DPRD dalam gugus tugas menjabat sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas, padahal berdasarkan surat edaran Mentri Dalam Negri (Mendagri) nomor 440/2622/SJ dalam lampiran struktur menyebutkan hanya dua Wakil Ketua yakni dari unsur TNI dan Polri. 

Tak hanya itu saja tugas dari Wakil Ketua Gugus Tugas tersebut adalah  mewakili Walikota dalam melaksanakan tugas Ketua Gugus Tugas. 

Terkait kebenaran informasi tersebut kemudian hetanews menanyakan kepada Sekretaris DPRD Siantar Waden Siboro, Rabu (27/05/2020) apakah SK tersebut disampaikan ke DPRD, Waden pun membenarkannya. 

"Benar dalam SK itu Ketua DPRD dibuat sebagai Wakil Ketua, tapi kalau kenapa nya dibuat seperti itu aku engga tau karena aku hanya nerima surat masuk, dan itu (SK Gugus Tugas) sudah aku berikan kepada Ketua, " Ucapnya. 

Terkait soal SK tersebut kemudian hetanews menanyakan kepada Ketua DPRD Siantar Timbul Lingga, diapun membenarkan pencantuman Ketua DPRD sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas, namun dia menyebutkan hal tersebut bertentangan dengan surat edaran mendagri. 

"Iya memang ada dibuat, tetapi itukan tidak sesuai dengan surat edaran mendagri, " Ucapnya. 

Ditanya apa tindakan selanjutnya terkait SK itu, Timbul meminta agar Walikota meluruskan kesalahan atas SK tersebut.  "Saya minta agar Walikota meluruskan itu," ucapnya.

Terkait masuknya nama Ketua DPRD Siantar dalam SK Gugus Tugas, kemudian hetanews menanyakan langsung kepada Walikota Siantar Hefriansyah. 

Awalnya Hefriansyah yang ditanya hetanews hendak memasuki mobilnya, kemudian kembali ke posko gugus tugas menanyakan kebenaran hal tentang hal itu. 

" Iya benar ada masuk Ketua DPRD dalam SK gugus tugas, "Ucapnya kepada salah satu ASN bernama Eka Hendra yang menjabat sebagai Sekertaris BPBD.

Pertanyaan Hefriansyah tersebut pun dibenarkan oleh Eka Hendra, kemudian Hefriansyah menanyakan apakah itu diperbolehkan?. 

" Boleh memang itu, memang ada surat edaran Mentri soal itu?, "tanyanya kepada Eka Hendra. 

Dengan gelagapan Hendra menyuruh staffnya untuk mencari surat edaran itu, kemudian Hefriansyah pun menyuruh wartawan untuk menanyakan langsung kepada Eka Hendra. "Tanya aja ke dia yah," sahut Walikota.

Dikatakan wartawan bahwa sebelumnya Ketua DPRD meminta agar Walikota meluruskan hal tersebut, Hefriansyahpun menyebutkan agar mengevaluasi ulang SK Gugus tugas itu. 

"Kalau ada yang salah akan kita evaluasi," ucapnya sambil berlalu meninggalkan wartawan. 

Penulis: tom. Editor: tom.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!