HETANEWS.COM

Belum Positif Corona, Jenazah PDP Dikebumikan SOP di Karo

Jenazah PDP dikebumikan mengikuti SOP di Karo. Foto: Tribun Medan

Karo, hetanews.com - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Kota Medan dikabarkan meninggal di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe, Selasa (26/5/2020).

Menurut informasi, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Meliala M.Kes, mengungkapkan untuk hasil pemeriksaan pasien tersebut hingga saat ini masih hasil rapid test.

Dirinya menyebutkan, untuk rapid test pihaknya mendapatkan jika yang bersangkutan dinyatakan non reaktif.

"Iya memang ada satu PDP yang dirawat di RSU Kabanjahe, dan sudah meninggal sekira pukul 08.00 WIB tadi. Untuk hasil rapid test non reaktif, dan kita masih menunggu hasil swab yang bersangkutan," ujar Irna, saat ditemui di Kantor Satgus Covid-19 Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Selasa (26/5/2020).

Irna mengungkapkan, walaupun saat ini pasien tersebut masih belum dipastikan positif terjangkit virus Corona (Covid-19), namun pihaknya tetap menerapkan penanganan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dirinya mengatakan, pasien wanita berinisial SU itu saat ini sudah menjalani proses pemulasaran di RSU Kabanjahe.

Dirinya menyebutkan, selanjutnya jenazah pasien berusia 53 tahun ini akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Salit Kecamatan Tigapanah.

"Karena pasien tersebut meninggal dengan status PDP, makanya tetap kita lakukan penanganan sesuai dengan SOP Covid-19," ungkapnya.

Irna menjelaskan, pasien tersebut diketahui sudah datang ke Kabupaten Karo sejak sepekan terakhir.

Menurut informasi, pasien tersebut datang ke sini untuk berkunjung ke rumah anaknya yang berada di Kabanjahe.

Ketika ditanya perihal rekam jejak pasien tersebut, Irna mengungkapkan jika menurut informasi dari keluarga pasien dirinya sudah mengeluhkan sesak semenjak tiba di rumah anaknya.

Namun, pihak keluarga baru membawa pasien untuk berobat pada Senin (25/5/2020) kemarin sore ke salah satu rumah sakit swasta di Berastagi.

"Informasi yang kita dapat memang pasien ini sudah mengeluh sakit semenjak tiba di sini, tapi baru kemarin dibawa ke rumah sakit. Karena dokter beranggapan pasien butuh penanganan lebih, makanya dirujuk ke RSU Kabanjahe yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19," katanya.

Atas kejadian ini, dirinya telah mengarahkan petugasnya untuk melakukan pemeriksaan terhadap keluarga pasien.

Kemudian, dirinya juga meminta kepada warga yang baru dikunjungi oleh keluarganya, agar selalu melapor ke pihak desa atau petugas kesehatan.

sumber: tribunmedan.com

Editor: bt.