Siantar, hetanews.com - Sejumlah pengunjung yang memadati Lapangan Merdeka Siantar atau Taman Bunga, disemprot petugas Satpol PP, dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar). Terlihat petugas telah berkali - kali memberikan himbauan, agar segera mengosongkan Taman Bunga tersebut.

Namun, banyak masyarakat yang cuek dan enggan keluar atau meninggalkan lokasi Taman Bunga. Sehingga petugas menyemprot pengunjung yang membandel. Setelah disemprot, pengunjung pun mulai meninggalkan lokasi Taman Bunga yang tergeletak di depan balaikota, jalan Merdeka Siantar.

Salah seorang petugas, ketika ditanya wartawan, siang itu, mengungkapkan, jika himbauan telah dilakukan pihaknya berulang kali. Karena pemerintah daerah telah menghimbau sejumlah tempat rekreasi untuk ditutup. Jadi kami petugas melakukan tugas untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, membubarkan kerumunan dan beberapa orang yang datang ke lokasi tersebut juga tidak menggunakan masker.

Salah seorang ibu yang tidak ingin disebut namanya, mengaku datang dari luar kota Pematangsiantar, menuturkan, bahwa dirinya dan keluarga tidak tahu akan aturan tersebut.

"Kami pendatang, jadi kami tidak tahu jika Taman Bunga tidak boleh dikunjungi," ungkapnya yang langsung meninggalkan lokasi. Meski demikian, dirinya mengaku, sangat menghargai peraturan tersebut, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, di Kota Pematangsiantar.

Seperti biasanya setiap tahun di hari raya Idul Fitri, banyak warga yang mendatangi Taman Bunga Siantar. Baik yang datang dari dalam kota, maupun luar kota untuk menikmati kota Siantar, walau sekedar bersantai. Tapi kali ini, suasana itu tak ada lagi karena wabah pandemi virus corona.

Dalam hal ini, Pemko harusnya tegas dengan meniadakan sejumlah juru parkir (Jukir), di lokasi tersebut. Karena petugas parkir menginjinkan warga masuk, sehingga masyarakat berpikiran, tidak masalah jika masuk ke taman itu. Dan setelah berada di dalam, petugas datang menghimbau untuk segera meninggalkan lokasi.