HETANEWS.COM

Data Bansos di Kecamatan Bosar Maligas Jadi Sorotan

Foto ilustrasi warga mengecek data penerima Bansos.

Simalungun, hetanews.com - Penyaluran Bansos Sembako di Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Pasalnya, pihak kecamatan menolak mempublikasi data penerima Bantuan sosial. Hal itu membuat warga menduga pihak kecamatan menutupi sesuatu. 

"Dari tiga kali pembagian bantuan sosial [Bansos] tidak ada satu lembar kertas pun ditemukan di papan pengumuman. Ini yang menjadi sorotan warga khususnya pemuda,” ujar Hizkia Ronaldus kepada Hetanews, Selasa (26/5/2020). 

Hizkia mengaku meninjau salah satu kantor kepala desa Nagori Mayang di Bosar Maligas. Hasilnya, kondisi serupa juga ditemukan. "Selembar kertas pun yang melampirkan nama-nama penerima bansos maupun BLT tidak ada," ucapnya.

Curiga ada ditutup tutupi, warga setempat yang tergabung dalam Persatuan Persaudaraan Pemuda Mayang [PPPM] menanyakan langsung ke Kepala Desa [Pangulu] .

"Kami meminta agar daftar nama-nama penerima bantuan diperlihatkan dan dipublikasikan, Beliau [Pangulu] tidak ingin memperlihatkannya. sebab kata beliau, itu adalah perintah dari Camat Bosar Maligas agar tidak dibuka," kata Hizkia menuturkan.

Tidak sampai disitu, kata Hizkia PPPM menemui Camat Bosar Maligas di kantornya berencaba menanyakan hal itu. Kepada warga, Camat menuding warga mencari keributan. Sementara, kata Hizkia, mereka hanya mempertanyakan data penerima Bansos tersebut.

"Ketika kami ingin mengkonfirmasi kepada pak camat dikantornya, camat langsung mengatakan kalau kami membuat ribut," akunya.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Bosar Maligas mengenai data tersebut. Namun warga menduga pihak kecamatan sudah menutup nutupi sesuatu, apalagi yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat setempat.  
 

Penulis: gee. Editor: edo.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!