HETANEWS.COM

Pengangon Lembu Temukan Orang Gantung Diri, Mayat Korban Dievakuasi Petugas Pakai APD

Jasad korban saat masih di TKP. (foto/hen)

Simalungun, hetanews.com - Tekejut bukan kepalang, itulah yang dialami seorang pelajar, bersama rekannya, warga Huta l, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun.

Bagaimana tidak, saat sedang mengangon lembu, Dimas Saputra (16) dan Muhammad Fitriadi (16), dikejutkan pandangan horor. Keduanya melihat seorang pria tergantung, di bekang pintu kelas, pada Minggu (24/5/2020).

Diungkapkan Dimas dan rekannya, saat di lokasi, mereka melihat hal yang curigakan dari dalam sekolah dasar, yang berada di Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk Kecamatan, Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun.

Melalui jendela belakang sekolah, keduanya melihat seorang pria gantung diri, di pintu depan bagian dalam ruang kelas SD tersebut.

Dengan rasa takut bercampur panik, kedua saksi memberitahukannya kepada warga, sehingga kabar tersebut membuat warga sekitar geger. Petugas Polsek Tanah Jawa yang dibantu Unit Inafis dan Kanit 1, Iptu Yuken, tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP.

Petugas yang turun ke lokasi, tampak memakai Alat Pelindung Diri (APD), guna mengantisipasi wabah virus corona (Covid - 19).

Setelah dilakukan pemeriksaan, diduga koban bunuh diri yang belakangan diketahui, bernama Suparman (41), merupakan warga Huta l, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun.

Korban mengakiri hidupnya dengan cara mengikatkan kawat duri ke pintu dan ke lehernya, lalu korban naik ke kursi dan selanjutnya turun dari kursi.

Hingga saat ini, motif korban nekat menghakiri hidup masih belum diketahui, namun pihak keluarga telah menerima kematian korban yang diduga murni gantung diri. Pihak keluarga juga telah membuat pernyataan agar tidak dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

"Motifnya belum tau, tapi pihak keluarga korban menerima kematiannya karenan diduga bunuh diri. Sehingga buat pernyataan tidak diotopsi,"ujar Kanit Reskrim Polres Simalungun, Iptu Yuken.

Penulis: hen. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!