HETANEWS

Kisah Mistis Kuburan Motor di Bekasi

Ratusan sepeda motor di tempat penampungan di Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat.

Bekasi, hetanews.com - Indonesia menjadi salah satu negara dengan masyarakat yang dinilai malas berjalan kaki. Ada banyak alasan yang membuat mereka lebih memilih menggunakan kendaraan daripada berjalan kaki, salah satunya adalah harga motor yang murah dan memiliki fleksibilitas tinggi.

Motor merupakan sarana transportasi yang mudah dijangkau oleh semua kalangan. Seiring berjalannya waktu, jumlah motor melonjak tajam, jalanan dipenuhi motor.

Esai Foto-Kuburan Motor di Bekasi
Ratusan sepeda motor di tempat penampungan di Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat.

Sayangnya, sebagian masyarakat kurang memperhatikan kelengkapan surat dan faktor keamanan saat berkendara.

Esai Foto-Kuburan Motor di Bekasi
Ratusan sepeda motor dipenuhi ilalang di tempat penampungan di Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat.

Banyak pengendara yang terjaring razia dan tidak sedikit pula yang kendaraannya disita oleh polisi. Kendaraan tersebut kemudian dibawa pada sebuah lahan untuk disimpan sebagai hukuman bagi pengendara yang tidak patuh pada peraturan.

Esai Foto-Kuburan Motor di Bekasi
Bonek anjing di atas sepeda motor di tempat penampungan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat.

Salah satu tempat penyimpanan atau kuburan kendaraan tersebut berada di Teluk Pucung, Bekasi Utara. Lahan yang tak begitu luas dan tak terawat itu berisi ratusan motor dan mobil yang terjaring razia dan kecelakaan dari tahun 1990-an.

Ada yang masih utuh, ada juga yang tinggal kerangka yang ringsek. Kuburan yang dipenuhi motor dan mobil yang berkarat dan berdebu itu dikabarkan menjadi angker karena tak sering terjamah manusia hingga puluhan tahun.

Esai Foto-Kuburan Motor di Bekasi
Kondisi kendaraan yang berkarat di tempat penampungan di Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat.

Kuburan kendaraan tersebut berlokasi berdampingan dengan pemakaman masyarakat setempat. Menurut kabar yang beredar, banyak cerita mistis seputar makam kendaraan tersebut. Beberapa masyarakat mengaku sering mendengar suara klakson yang berbunyi sendiri pada malam hari.

"Mulai dari ketuk-ketuk hingga klakson berbunyi saya pernah mendengarnya, padahal sudah malam dan saya yakin sudah sepi," ungkap Radiatun, penjaga warung di dekat lokasi saat dijumpai kumparan pada Kamis (21/5).

Lokasi warung kelontong milik Radiatun berlokasi tepat di samping rongsokan motor tersebut. Jaraknya hanya dibatasi oleh tembok warung saja. Minimnya lampu penerangan membuat keadaan di sekitar makam kendaraan semakin mencekam di malam hari.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.