HETANEWS.COM

GTPP Harus Bertangung jawab Atas Bertambahnya Warga Terpapar Covid 19

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai [BST] senilai Rp 600 ribu di halaman Kantor Pos Pematangsiantar, Selasa 12 Mei 2020. [foto:ist]

Siantar, hetanews.com - Berdasarkan data pesebaran GTPP Covid 19 Sumut, Kota Pematangsiantar masuk urutan ketiga. Anggota DPRD Pematangsiantar mengkritik kinerja GTPP Covid 19 Pematangsiantar yang tidak punya konsep yang jelas, dan harus bertanggung jawab atas pertambahan jumlah warga terpapar Covid 19.

"Regulasi mereka tak punya, sehingga tidak ada aturan yang jelas dalam penanganan covid-19. Itulah penyebab Pemko tak bisa bertindak tegas untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19 ini, " kata Netty Sianturi kepada Hetanews, Jumat (22/5/2020).

Sekretaris Komsi II ini menjelaskan, GTPP tidak punya konsep dibuktikan saat penyaluran Bansos kepada masyarakat. Penyaluran Bansos itu menimbulkan kerumunan warga yang berpotensi mewabahnya Covid 19.

Akibat kejadian itu, Netty dengan tegas mengatakan, GTPP Covid 19 Pematangsiantar harus  bertanggung jawab penuh atas bertambahnya jumlah warga yang terpapar covid-19. 

"Kenapa tidak dibagikan ke rumah-rumah, ini dibiarkan bertumpuk disatu tempat. Padahal mereka menganjurkan agar tidak berkumpul-kumpul mereka pula yang buat berkumpul-kumpul. Jadi bertambahnya pasien positif Pemko Siantar punya andil besar disitu," Jelasnya. 

Ketua Fraksi NasDem, Frans Herbert Siahaan, menilai tanpa ada aturan yang jelas membuat GTPP tidak tegas dalam memutus penyebaran covid-19. Makin hari jumlah warga terpapar bertambah dan masuk data pesebaran ketiga di Sumut.

"Memang mereka tak punya konsep yang jelas dan regulasi yang jelas,  sehingga mereka tidak tau bagaimana harus bertindak tegas, " katanya. "Pembagian itulah salah satu penyebabnya,  berkumpul-kumpul orang disatu tempat, " ucapnya. 

Anggota Komisi II DPRD ini juga menyinggung kinerja GTPP yang disokong dengan anggaran, namun tidak menghasilkan kinerja sesuai dengan harapan untuk memutus penyebaran Covid 19 di Pematangsiantar.

"Merekakan sudah diberikan anggaran, seharusnya mereka mempertanggung jawabkan itu dengan kinerja yang baik," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan, dalam live streaming per Kamis (21/5) sore kemarin melaporkan Kota Pematangsiantar masuk dalam urutan ketiga pasien positif Covid-19 terbanyak di Sumut.

Penulis: gee. Editor: edo.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!