HETANEWS.COM

REKOR Baru Kasus Covid-19 di Sumut, Sehari Bertambah 23 Pasien Positif, Total 273 Orang

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan.

Medan, hetanews.com - Kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara, mencetak rekor tertinggi.

Dalam kurun 24 jam terakhir, terdapat 23 kasus baru positif Covid-19. Angka ini merupakan yang tertinggi selama masa pandemi Covid-19 melanda di Sumut.

Sebelumnya, paparan virus corona tertinggi di Sumut dalam kurun 24 jam terjadi pada 9 Mei 2020. Ketika itu, ada 22 warga Sumut yang positif terjangkit Covid-19.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mayor Kes dr Whiko Irwan mengungkapkan keprihatinan atas lonjakan pasien positif Covid-19 per Sabtu (9/5/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara Mayor Kes dr Whiko Irwan memaparkan per hari ini, Kamis (21/5/2020) tercatat ada penambahan sebanyak 23 pasien positif baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

"Perkembangan yang berhasil direkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumatera Utara hari ini, Kamis 21 Mei 2020 pukul 16.00 WIB, data penderita positif hasil PCR bertambah 23 orang menjadi 273 orang. Terbanyak di kota Medan 186 orang, disusul Deliserdang 32 orang, Pematangsiantar 14 orang," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Pemprov Sumut, Kamis sore.

Selain pertambahan kasus positif baru, dr Whiko juga memaparkan ada peningkatan jumlah pasien yang berhasil sembuh.

Tercatat ada sebanyak 10 pasien yang kembali dinyatakan sembuh dari covid-19 per hari ini.

Sementara itu untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Whiko mengatakan saat ini tercatat berjumlah 193 orang dan jumlah ODP 535 orang.

"PDP yang dirawat di rumah sakit sebanyak 193 orang. Penderita sembuh sebanyak 87 orang atau ada meningkat 10 orang dibanding hari kemarin. Dan penderita meninggal dunia sebanyak 31 orang," ucapnya.

Lebih lanjut kata Whiko, dari perkembangan data ini memberikan gambaran bagi kita bahwa upaya melindungi diri masih belum berjalan dengan baik.

Masih terlihat banyak yang masih mengabaikan protokol kesehatan, tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan mengabaikan untuk menghindari keramaian.

Dari kondisi saat ini, GTPP Sumut mengimbau agar warga semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, serta memakai masker jika keluar rumah, dan tidak mudik Idul Fitri di tengah pandemi corona saat ini.

Hal Ini perlu tetap dilakukan karena sampai saat ini belum ada tren penurunan dan masih ditemukannya penderita baru di Sumatera Utara.

"Oleh karena itu kami mengingatkan dah harus kita laksanakan selalu menggunakan masker di manapun kita berada, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak dalam berinteraksi, dan menghindari kerumunan serta pada saat ini tidak melaksanakan kegiatan mudik," kata Whiko.

Data Nasional

Sementara itu, data covid-19 secara nasional hingga Kamis (21/5/2020) pukul 12.00 WIB, total ada 20.162 kasus.

Juru bicara pemerintah untuk penganan virus corona, Achmad Yurianto mengungkapkan, per hari ini tercatat penambahan 973 pasien dalam 24 jam terakhir dari seluruh rumah sakit di Indonesia.

Penambahan ini merupakan yang tertinggi sejak diumumkannya kasus Covid-19 pertama kali pada 2 Maret 2020.

"Peningkatan ini luar biasa. Ini yang tertinggi (selama ini). Di Jawa Timur khususnya," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis sore.

Jumlah kasus ini didapat setelah pemerintah secara total memeriksa 219.975 spesimen.

Pemeriksaan dilakukan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler.

Yuri juga mengatakan, dalam periode yang sama terdapat penambahan 263 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Penambahan ini membuat total pasien Covid-19 sembuh hingga saat ini ada 4.838 orang.

Namun, pemerintah juga menyampaikan kabar duka dengan adanya penambahan 36 pasien yang meninggal dunia setelah mengidap Covid-19.

Sehingga total pasien meninggal menjadi 1.278 kasus.

Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terdata sebanyak 50.187 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 11.066.

Dalam kesempatan itu, Yurianto mengajak masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah agar terhindar dari Covid-19.

Anjuran tersebut antara lain rutin mencuci tangan, menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah, dan menghindari kerumunan.

Yurianto mengatakan, sebagian besar masyarakat patuh terhadap anjuran tersebut namun, masih ada yang tak menjalankannya.

Untuk itu dia meminta tokoh masyarakat untuk terus mengampanyekan anjuran pemerintah tersebut, yang bisa menjadi kebiasaan baru masyarakat hingga vaksin Covid-19 ditemukan.

"Kita melihat bahwa sebagian sudah menjalankan (anjuran) ini dengan baik, tetapi masih ada sebagian yang belum menjalankan. Untuk itu kita harus bergotong royong, saling meyakinkan satu sama lain," ujar Yurianto.

sumber: tribunnews.com

Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan