HETANEWS.COM

OKP Ribut-ribut di Depan Polres Minta Oknum Pemeras Dilepas

Ilustrasi barikade polisi. Foto: Istimewa

Medan, hetanews.com - Sejumlah massa dari sebuah organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) mendatangi Polres Binjai. Mereka datang untuk memaksa rekan mereka dilepaskan. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/5/2020) malam.

Polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk memberi peringatan kepada massa untuk tidak berbuat onar. Usut punya usut, massa datang karena ada anggota mereka yang diamankan karena diduga terlibat pemerasan. Mereka kemudian meminta rekannya untuk dilepaskan.

"Kan ada dari mereka dilaporkan karena kasus pemerasan. Jadi rekannya datang untuk meminta melepaskan," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Rabu (20/5/2020).

Polisi menegaskan tidak dapat dipaksa. Massa pun dibubarkan, sebanyak 3 orang diamankan karena terlibat keributan di depan Polres Binjai.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan sebelumnya petugas telah mengamankan 11 orang oknum anggota OKP karena diduga memeras mandor proyek. Penangkapan itu disebut terjadi di Jalan Gatot Subroto, Binjai Barat, sekitar pukul 17.30 WIB, Selasa (19/5/2020).

"Telah diamankan terhadap 11 orang yang berada di TKP yang diduga terkait dalam tindak pidana pemerasan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 368 KUHPidana," kata Kombes, Rabu (20/5/2020).

Tatan mengatakan penangkapan berawal dari informasi yang diberikan masyarakat soal dugaan pemerasan oleh oknum OKP terhadap kontraktor proyek penahan sungai. Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizki Pratama bersama jajarannya lalu melakukan penyelidikan.

"Benar terjadi tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh oknum OKP Kota Binjai di lokasi TKP tersebut," ucapnya.

Polisi kemudian mengamankan 11 orang dari lokasi tersebut beserta barang bukti uang Rp 7,5 juta dan satu bundel kuitansi. Kesebelas orang itu kemudian dibawa ke Polres Binjai untuk diperiksa lebih lanjut.

Kesebelas orang yang ditangkap itu adalah R (51), ID (41), AN (37), P (42), Z (53), MZ (39), O (41), AM (49), MS (38), dan GS (23). Polisi belum menjelaskan detail status hukum para pihak yang diamankan tersebut.

Sumber: detik.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!