HETANEWS

Pansus Serahkan Hasil Pembahasan LHP BPK Ke Pimpinan DPRD

Penyerahan hasil pembahasan Pansus LHP BPK ke Pimpinan DPRD Pematangsiantar, Rabu 20 Mei 2020.

Siantar, hetanews.com - Panitia Khusus [Pansus] menyerahkan hasil pembahasan temuan-temuan dari LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut ke Pimpinan DPRD. Sekaligus penutupan Paripurna II masa sidang III tahun 2020. Dari hasil pembahasan DPRD mengeluarkan sejumlah rekomendasi.

Adapun poin rekomendasi, DPRD Pematangsiantar akan mengklarifikasi ke BPK RI Perwakilan Sumut untuk mengkaji ulang temuan temuan LHP BPK atas keuangan Pemko Pematangsiantar 2019. 

Klarafikasi itu merujuk status KKD [Kemampuan Keuangan Daerah] yang dikelompokkan rendah berdasarkan pemeriksaan BPK RI, sementara dalam SK Walikota Pematangsiantar KKD di kelompokkan sedang. 

Baca juga: Puluhan Miliar Keuangan Pemko 2019 Jadi Temuan BPK

Selain klarifikasi, DPRD merekomendasi agar Pemko Pematangsiantar segera menindak lanjuti temuan BPK RI, untuk diselesaikan dengan baik dengan tindakan sanksi yang jelas, terukur sesuai dengan peraturan perundang undangan.

"Setiap temuan keuangan BPK itu harus ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ya harus ditindakluji, karena kalau tidak lanjuti ada sanki sesuai dengan peraturan," ujar Ketua DPRD Timbul Lingga, Selasa (20/5/2020). 

Ketua Pansus LHP BPK RI, Astronout Nainggolan, menuturkan segala temuan BPK terhadap keuangan Pemko Pematangsiantar akan ditindaklanjuti oleh Inspektorat Pematangsiantar.

 "Semua yang disuruh di kembalikan BPK itu Inspektorat yang menindaklanjuti," ujar Nainggolan, ditemui usai Paripurna. "Tentunya sesuai dengan peraturan perundang undangan. Sanksinya harus jelas. Kalau tidak dikembalikan bisa Pidana," katanya menambahkan. 

Mengenai temuan BPK atas kelebihan pembayaran keuangan di DPRD sejauh ini masih menjadi perdebatan. Untuk itu DPRD Pematangsiantar akan mengklarifikasi ke BPK RI Perwakilan provinsi Sumut. 

Baca juga: Temuan LHP BPK Soal Anggaran Makan Dan Minum Pimpinan DPRD, Timbul Lingga: Kitakan Engga Tau Itu Jadi Temuan

Penulis: gee. Editor: edo.