HETANEWS

Nyusul Oknum Polisi Simalungun, BNNK Siantar Ringkus 2 Orang Pengedar Sabu dan Ekstasi

AKBP S Sinuhaji, Kompol Pearson Ketaren, dan Humas BNNK Siantar, Joko Sirait saat menunjukkan barang bukti narkotika dan sejumlah uang. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Setelah meringkus IS (41), oknum personil Polres Simalungun dan AL (30), di Jalan Medan, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (18/5/2020) lalu, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Siantar, kembali berhasil meringkus 2 orang jaringan IS, yakni DA (30) dan HS (41), warga Jalan Tangki, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba.

Hal itu diungkapkan AKBP S Sinuhaji saat menggelar press release, di kantor BNNK Siantar, Selasa (19/5/2020), pukul 10.00 WIB. .

Dikatannya, bahwa IS  masih aktif sebagai anggota kepolisian. Hanya saja, pihak BNNK Siantar belum melakukan pengecekan, dimana tempat IS bertugas.

"Kita belum melakukan pengecekan, dimana tersangka IS  bertugas. Namun begitu pun, hasil pemeriksaan yang kita lakukan, kita tetapkan 3 orang tersangka, diantaranya, IS, DA, dan HS. Sedangkan untuk AL, masih kita jadikan saksi, "ujar AKBP S Sinuhaji.

Lanjutnya, dari penangkapan IS dan 3 jaringannya, total barang bukti sabu yang disita, 27 gram, dan 25 butir  pil ekstasi. Dan semuanya kita kenakan unsur pengedar terhadap pengungkapan kasus ini, dan kasus ini juga akan terus kita kembangkan tegasnya.

Baca juga: Kasat Lantas Simalungun Bantah Kalau IS Anggota Lantas

Baca juga: Oknum Polisi Simalungun Dibekuk BNNK Siantar dari Jalan Medan

Selain narkotika, BNNK Siantar juga turut mengamankan batrang bukti lainnya, berupa 1 unit mobil Xenia, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion, 1 unit Honda Vario, 2 unit timbangan digital dan juga uang sebesar Rp 6 Juta.

Di tempat yang sama, Kasi Berantas, Kompol Pearson Kataren menjelaskan, bahwa sebelum penangkapan yang dilakukan BNNK Siantar, mereka menargetkan menangkap seorang pengedar, berinisial B. Yang mana pada saat itu, B hendak transaksi narkoba, di depan SPBU Jalan Medan, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba.

Pada saat itu, B akan melakukan transaksi sabu dengan IS. Hanya saja, ketika berada di TKP, pihaknya hanya dapat meringkus IS, dari dalam mobil Xenia yang dikemudikan. Sementara B yang diincar, berhasil melarikan diri.

"Setelah kita lakukan penangkapan terhadap IS, kemudian kita langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan didalam mobilnya, berupa uang Rp 6 Juta, sabu dengan berat 5 gam dan pil ekstasi sebanyak 10 butir, yang diakui milik IS ini," ucapnya.

Dan saat kita interogasi, IS memberitahukan kepada kita, bahwa barang bukti sabu dan pil ekstasi, diperoleh dari DA dan HS. Kemudian kita langsung melakukan pengembangan dengan cara menghubungi ponsel DA dan HS, dengan janjian ketemu di Simpang Rame Jalan Medan, jelasnya.

Sesampainya di TKP, DA dan HS berhasil diringkus, dan dari DA, petugas BNNK Siantar mendapatkan narkotika jenis sabu dengan berat 10 gram. Sedangkan dari HS, pertugas menemukan 15 butir pil ekstasi.

"Kemudian, kita bawa kedua tersangka ke rumahnya masing-masing untuk mencari barang bukti lainnya, dan dari rumah DA, kita menemukan narkotika jenis sabu dengan berat 12 gram,"akhirnya.

Penulis: res. Editor: gun.
Komentar 2
  • ALHAMDULILLAH
    Bnyk oknum kepolisian yg terlibat di lingkaran narkoba pak,termasuk jaringan umar harahap yg beroperasi di gang puri dan gang japar,bnyk oknum polisi yg ikut gabung,berjaga dan mmberikan informasi kpd umar harahap,dan bnyk jg oknum polisi yg dtng ingin meminta amplop uang keamanan,bknnya buat meringkus,tp mmbuat mereka aman dng bisnis haramnya,oknum kepolisian apa sprti itu,menyianyiakan dan menodai tugas yg di tugaskan kpdnya slku penegak hukum.
  • ALHAMDULILLAH
    Jng main2 dng narkoba,serius dan bersih hatilah dlm menumpas peredaran narkoba,krn kita pny keluarga,pny sanak saudara,jiran tetangga dan pny generasi bangsa,ap mau semuanya it dirusak oleh barang haram narkoba yg akan mmbunuh secara perlahan...
    Cabutlah akar pohonnya,jng memangkas rantingnya,shingga pohon tsbt tdk akn tumbuh lg