HETANEWS

Unik Sekda Mengaku Bukan Bagian Dalam Gugus Tugas, Tapi Sebagai Wakil Ketua 6 Gugus Tugas

(Berbaju ASN) Sekda saat membawa (Berbaju Hitam) Fatimah Siregar ke Posko Gugus Tugas.

Siantar, hetanews.com - Jawaban berbelit-belit dari PJ Sekda Kota Siantar Kusdianto saat mendapatkan pertanyaan masyarakat membuat masyarakat menjadi bingung, dan hal inipun dialami oleh salah seorang masyarakat yang mengadu ke Sekda terkait hal yang dialaminya soal tindakan dalam penanganan Covid-19.

Diceritakan Fatimah Siregar yang mendatangi Pemko Siantar, Senin (18/05/2020) terkait tindakan penyemprotan Satpol PP terhadap salah satu cafe di dekat rumahnya. Dia ingin menanyakan regulasi yang dipakai oleh Pemko Siantar ketika melakukan tindakan tersebut.

Awalnya Fatimah mendatangi PJ Sekda Kota Siantar Kusdianto, dia mempertanyakan regulasi yang dipakai oleh Pemko dalam melakukan tindakan penyemprotan tersebut, namun betapa kagetnya Fatimah ketika dia mendengar jawaban Kusdianto yang menyebutkan jika mereka belum memiliki regulasi terhadap hal tersebut.

"Masa katanya tidak ada regulasi, kan bingung kita,"ceritanya kepada wartawan.

Kemudian kata Fatimah dia menanyakan lagi jika akibat dari penyemprotan tersebut berdampak buruk terhadap masyarakat, siapakah yang bertanggung jawab?, kata Fatimah Sekda malah menyebutkan dirinya bukan bagian dalam gugus tugas, sehingga menyarankan bertanya kepada gugus tugas.

"Terus ku tanya, itu air apa yang disiram, dia bilang air disenfektan, baru ku bilang itukan mengandung alkohol, jika terkena barang-barang elektronik atau colokan lah, terus terjadi korslet dan terjadi kebakaran, siapa yang bertanggung jawab, aku malah disuruh nanya ke gugus tugas,"sebutnya.

Kemudian kata Fatimah dia menanyakan posisi Sekda digugus tugas sebagai apa?, Kusdianto menyebutkan dirinya sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas 6.

"Dia bilang bukan bagian tapi waktu ku tanya dia bilang wakil ketua enam, kan lucu,"sebutnya.

Enggan berdebat kemudian Fatimah menanyakan siapa yang dapat ia temui untuk melaporkan apa yang terjadi terhadapnya, akhirnya Sekda mempertemukan Fatimah kepada Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Daniel Siregar dan Kordinator Gugus Tugas Pardamean Manurung.

Penulis: tom. Editor: tom.