Siantar, hetanews.com - Satu orang PDP Covid 19 di RSUD Djasamen Saragih meninggal dunia, Sabtu (16/5/2020). Korban meninggal di RSUD Djasamen bertambah setelah 1 pasien suspect PDP meninggal dunia pada Kamis (14/5) malam kemarin.

Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan [GTPP] Covid 19 Pematangsiantar membenarkan hal tersebut. Pasien berjenis kelamin pria itu menghembuskan nafas terakhir Jumat pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB. 

Pria berumur 56 tinggal di Jalan Melanthon Siregar, Siantar Marihat, sebelumnya dirawat di ruang isolasi, Aster RSUD Djasamen Saragih. Informasi menyebutkan pasien berstatus PDP juga mengidap penyakit penyerta. 

Selain itu, pasien juga dirawat bersama pasien lain suspect PDP yang meninggal dunia Kamis (14/5) kemarin. Total pasien meninggal diduga karena Covid 19 di rumah sakit pemerintah itu sebanyak 2 orang. 

Pasien kemudian dikebumikan di TPU Islam di Jalan Pane, Kelurahan Pane, Siantar Selatan sekira Pukul 11.00 WIB. Terpantau, penguburan pasien melibatkan petugas kesehatan lengkap mengenakan APD.

Pasien PDP dikebumikan di TPU Islam Jalan Pane Pematangsiantar, Sabtu 15 Mei 2020.

Sebelumnya, seorang pasien yang dirujuk dari RS Vita Insani Pematangsiantar meninggal dunia di RSUD Djasamen, Kamis (14/5) malam sekira pukul 22.30 WIB.

Pria 59 tahun itu diduga terpapar Covid 19 sehingga pihak rumah sakit menetapkan sebagai PDP Covid 19.  

Pria yang tinggal di Jalan Merpati, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat itu juga memiliki riwayat penyakit lain. Pihak keluarga menolak dimakamkan sesuai protokoler kesehatan, sebab pasien diyakini meninggal akibat penyakit penyerta. 

Selain 2 orang meninggal dunia di RSUD Djasamen, Tim GTPP Covid 19 Pematangsiantar mengungkapkan 1 warga Pematangsiantar meninggal dunia di RSUP Adam Malik Medan, Kamis kemarin. 

Pasien berumur 8 Tahun tinggal di Kelurahan Parhorasan Nauli, Siantar Marihat itu juga meninggal dengan penyakit bawaan.

Anak 8 tahun itu sudah sering cuci darah akibat penyakit yang dideritanya. Namun jenazahnya dikebumikan sesuai protokoler di TPU khusus Covid 19 di Simalingkar Kota Medan, Sumut.