HETANEWS.COM

Diduga Dibunuh, Penata Rias Ditemukan Tewas Berlumuran Darah di Jember

Penata Rias Ditemukan Meninggal. ©2020

Jakarta, hetanews.com - Yohanes Satriyo Leonardo Garry, seorang pekerja fashion ditemukan meninggal di dalam rumahnya di Jember, Jawa Timur, pada Jumat (15/5) malam. Pria yang dikenal sebagai penata rias, perancang busana dan koreografer ini, ditemukan bersimbah darah di rumah yang ada di Lingkungan Telengsari, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

"Posisi saat ditemukan tengkurap berlumur darah di salah satu kamar," ujar Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Fran Dalanta Kembaren saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Berdasarkan kondisi jenazah, kuat dugaan korban sudah meninggal sejak dua atau tiga hari sebelumnya. Polisi juga menduga, korban meninggal karena penganiayaan.

"Sementara luka yang kita temukan ada di bagian kepala. Tetapi lebih jelasnya kita tunggu hasil autopsi," lanjut Fran Dalanta.

Polisi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan beberapa barang diduga digunakan pelaku melakukan aksi kejahatannya. Namun polisi tidak menjelaskan barang yang dimaksud. Selain itu, muncul dugaan tewasnya korban karena motif pencurian.

"Sementara kita masih lakukan penyelidikan terlebih dahulu, karena dari (keterangan) keluarga korban (menyatakan bahwa) mobilnya tidak ada," pungkas Fran.

Meninggalnya korban yang akrab disapa Garry atau Riyo ini, pertama kali diketahui oleh saudaranya saat memasuki rumah tersebut pada Jumat (15/05) malam.

"Waktu itu kita habis salat tarawih, dapat laporan dari warga, katanya ada pembunuhan. Biasanya kan adiknya langsung masuk ke rumah itu, tetapi saat itu tidak bisa," ujar Misyadi, Ketua RW 7 tempat korban tinggal.

Mendapat informasi ada warganya meninggal, Misyadi langsung menghubungi polisi. Dugaan adanya motif pencurian, juga diperkuat oleh kesaksian warga sekitar.

"Sudah dua tiga hari ini, mobilnya tidak kelihatan. Tidak tahu ke mana. Dia tinggal sendiri, masih lajang," pungkas Misyadi.

Saat ini, jenazah korban Garry sudah berada di kamar mayat RSD dr Soebandi Jember untuk keperluan autopsi. Dari informasi yang dihimpun, korban Garry semasa hidupnya pernah menempuh pendidikan fashion di sekolah fashion kenamaan, ESMOD Jakarta. 

Sumber: merdeka.com 

Editor: suci.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!