HETANEWS

Meski Sempat Melawan, Tim Gugus Tugas Akhirya Berhasil Evakuasi Warga Parapat Positif Covid-19

DPS, saat hendak dievakuasi petugas dari kediaman orang tuanya. (foto/hen)

Simalungun, hetanews.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Diases (Covid-19) Kabupaten Simalungun, terpaksa mengevakuasi satu orang warga Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang positif Covid-19 hasil swab dari rumah orang tuanya, Jumat (15/5/2020).

Evakuasi dilakukan karena mulai tadi malam hingga hari ini, tim gugus tugas bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Muspika setempat telah melakukan pendekatan secara kekeluargaan terhadap pasien dan keluarganya agar mau dibawa ke rumah sakit. Namun pihak keluarga malah menolak seakan melakukan perlawanan. Padahal, upaya yang dilakukan tim gugus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sehingga tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang terdiri kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Simalungun, langsung membawa pasien tersebut, berinisial DPS (36), dengan menaiki mobil ambulance ke rumah sakit.

Sementara Pelaksana Tugas Kadis Kesehatan Kabupaten Simalungun, dr Lidya Saragih, kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif, kepada keluarga, tapi mereka melakukan perlawanan, dengan dalih harus ada dokumen dilengkapi lagi.

 Meski demikian, pihaknya merasa hasil swab yang dikeluarkan tertanggal 14 Mei dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang menyatakan pasien tersebut positif Covid-19, sudah cukup, sehingga dilakukan penjemputan.

Selanjutnya pasien dibawa ke Rumah Sakit Darurat Fasilitas Khusus Covid-19, di Batu 20, Kecamatan Panombeian Pane untuk dirawat, ujarnya.

Penulis: hen. Editor: gun.