HETANEWS.COM

Siap – siap, Kendaraan Pemudik dari Luar Kota Tujuan Simalungun Akan Disuruh Putar Balik

Iptu Jodi Indrawan, S.I.K, Kasat Lantas Polres Simalungun

Simalungun, hetanews.com - Polres Simalungun akan menyuruh putar balik kendaraan pemudik yang datang dari luar kota, menuju Kabupaten Simalungun.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus corona (Covid - 19) yang masih menghantui masyarakat dunia.

Bahkan, Polres Simalungun melalui  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) akan melakukan penyekatan terhadap pemudik yang datang dari luar kota yang hendak memasuki perbatasan Kabupaten Simalungun.

Penyekatan tersebut dilakukan, menindaklanjuti larangan mudik dari pemerintah yang mulai berlaku sejak beberapa hari lalu.

Kasat Lantas Polres Simalungun, Iptu Jodi Indrawan, S.I.K, pada Jumat (15/5/2020) menerangkan, bahwa nantinya satu satu per satu kendaraan pribadi yang berplat luar kota (daerah), akan diperiksa petugas saat melintas di pos pengamanan lebaran yang ada di perbatasan Simalungun.

Petugas kepolisian juga akan memeriksa identitas, baik supir maupun penumpang kendaraan yang ingin memasuki wilayah Kabupaten Simalungun atau yang bertujuan ke Tobasa, dan Tapanuli, dan lainnya.

"Kita akan melaksanakan penyekatan kepada pengendara atau setiap kendaraan  yang memasuki perbatasan Simalungun, dan jika kita temukan atau dicurigai hendak  memasuki Simalungun atau mudik ke Tobasa atau ke Tapanuli, kita akan langsung periksa. Dan akan kita tanyai keperluanya apa, dan jika tujuanya mudik, maka akan kita suruh putar balik,"kata Iptu Jodi.

Masih katanya, sedangkan bagi mereka yang dengan tujuanya jelas, dalam arti tidak dalam rangka mudik, dan tidak membawa barang - barang seperti pada umumnya pemudik, maka akan diberi jalan. Sedangkan wilayah yang berpontensi meningkatnya pemudik berada di Dolok Melangir, katanya.

"Jadi Operasi Ketupat Toba 2020 ini, berlangsung selama 35 hari, dimulai dari pertama puasa sampai h+ 7 lebaran. sedangkan untuk personil, sifatnya gabungan dan setiap pos terdiri dari 14 personil gabungan yang berjaga di 6 pos yang ada di Simalungun,"kata Iptu Jodi Indrawan.

Ia juga menghimbau masyarakat agar menunda mudik dan tidak melakukan mudik, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Di tengah pandemi Covid - 19 ini, tetap di rumah, jaga jarak, jaga kesehatan, tidak usah mudik, karena bisa saja dengan mudik, kita membawa virus ke kampung halaman. Maka sayangi keluarga kita,"ujarnya.

Penulis: hen. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!