HETANEWS.COM

Pembobol Gedung SMA Swasta Bukit Cahaya Dituntut 2 Tahun Penjara

Ketek diancam 2 tahun bui. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Juna Karokaro SH, menuntut Efryadi alias Ketek (30), dengan pidana penjara selama 2 tahun, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (14/5/2020) yang digelar secara online melalui vidcon. Ketek terbukti melakukan pembobolan gedung SMA Bukit Cahaya dan mencuri seperangkat alat komputer yang merugikan sekolah itu, lebih dari Rp 15 juta.

Menurut jaksa, perbuatan itu dilakukan terdakwa, bersama dua orang anak (belum dewasa) dan sudah dilakukan diversi (tidak dijadikan perkara) yakni KN dan M alias R, pada Kamis, 17 Oktober 2019 lalu, pukul 02 .00 WIB, di dalam ruang komputer gedung sekolah SMA Swasta Bukit Cahaya, di Batu III Nagori Rukun Mulyo Panombean Pane, Simalungun.               

Terdakwa mengaku, jika dirinya berhasil masuk ke dalam gedung sekolah itu, dengan cara memanjat gedung.

Dan setelah masuk, ia mencuri  seperangkat alat komputer, berupa CPU, printer, layar monitor, headset, ups dan kabel stop kontak. Akibatnya, pihak sekolah mengalami kerugian Rp 15 juta. Perbuatan terdakwa menurut jaksa, melanggar pasal 363 ayat (1) ke 4 dan 5e KUHP.               

Atas tuntutan jaksa, terdakwa memohon agar hukumannya diringankan hakim. "Saya mohon dihukum seringan-ringannya yang mulia, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"katanya.

Untuk pembacaan vonis, sidang dipimpin majelis hakim, Roziyanti SH, dibantu panitera Paringatan Saragih, ditutup dan dibuka kembali, pada Rabu mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!