Binjai, hetanews.com - Narapidana asimilasi Sauri Tarigan alias Ucok Sengok (39) warga Jalan Pradana Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Timur kembali lakukan pencurian sepeda motor akhirnya "ditembak" kedua kakinya oleh polisi Binjai karena melakukan perlawanan saat pengembangan kasusnya yang dilakukan di lapangan.

Hal itu disampaikan Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, di Binjai, Kamis.

Siswanto menjelaskan Selasa (5/5) pukul 19.30 WIB, pelapor Riki Setiawan warga Jalan Bejoumuna Kelurahan Timbang Langkat Kecamatan Binjai Timur berangkat dari rumah menuju pangkalan gojek yang terletak di Jalan Ikan Paus Kelurahan Timbang Langkat Kecamatan Binjai Timur.

Tepatnya di samping kedai Wahyu dengan mengendarai sepeda Motor Honda
Vario warna hitam tahun 2015, BK 5804 RAT, untuk menunggu orderan.

Sampai pada Rabu (6/5) sekira pukul 05.00 WIB, pelapor istirahat di Musholla Napoleon dan meninggalkan sepeda motor pelapor di pangkalan gojek dengan keadaan ban depan bocor dan sedang tidak terkunci.

Kemudian sekira pukul 06.30 WIB, pelapor kembali ke pangkalan gojek dan terkejut saat melihat sepeda motor sudah tidak ada lagi di pangkalan gojek itu.

Lalu pelapor mengadukan hal itu ke Polres Binjai, maka Kasat Reskrim AKP Yayang Rizki Pratama SIk dan Kanit Pidum Ipda Hotdiatur Purba, melakukan penangkapan dan menerima informasi pelaku sedang berada di Jalan Ikan Arwana Kelurahan Dataran Tinggi Kecamatan Binjai Timur.

Tersangka Sauri Tarigan alias Ucok Sengok pun diamankan petugas pada saat dibawa untuk menunjukan TKP dan mengumpulkan barang bukti, tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas dan mencoba melarikan diri.

Sehingga anggota Opsnal melakukan tembakan peringatan tetapi tidak diindahkan kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur mengenai kaki sebelah kanan dan kiri tersangka.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit Djoelham Binjai dan selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, katanya.

Sebelumnya tersangka ini juga sudah berkali-kali melakukan pencurian sepeda motor dan menjadi narapidana atas berbagai kasus yang dilakukannya, kemudian keluar karena asimilasi dan melakukan aksinya lagi.

Sumber: antaranews.com