HETANEWS

Weli Pemilik Ganja dan Sabu Benarkan Dakwaan Jaksa

Terdakwa disidangkan secara online, di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Weli Rustandi als Weli (27), mengaku sebagai supir, warga Huta III Sukasari, Nagori Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, didakwa memiliki nakotika jenis ganja dan sabu. Terdakwa diadili di PN Simalungun yang digelar secara online melalui vidcon, Selasa (12/5/2020).

Menurut surat dakwaan jaksa, Indri Wirdya, terdakwa ditangkap petugas dari Polsek Bangun, pada 23 Desember 2019 lalu, saat melintas di jalan umum Nagori Bukit Maraja. Dari saku terdakwa, disita ponsel merk samsung putih dan dari kap sepeda motor Honda Supra X yang dikendarai terdakwa, ditemukan kotak permen yang dilakban berisi 3 paket sabu.

Diakui terdakwa, sabu tersebut akan dijual kepada Duncan (DPO) yang sudah memesan paket Rp150 ribu. Lalu dilakukan penggeledahan, di rumah terdakwa dan ditemukan sepaket ganja, timbangan digital, kaca pirex yang sudah dibakar berisi sabu, pipet, bong dan plastik klip kosong.

Setelah diinterogasi, Weli mengaku membeli sabu dan ganja dari Mukhlis (DPO), sebanyak 3 paket dengan harga Rp300 ribu, di Simpang Gambus, Kota Limapuluh, Kabupaten Batubara. Perbuatan terdakwa, dijerat jaksa melanggar pasal 114 atau pasal 112 atau pasal 111 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum menyimpan, menguasai atau menjadi perantara dalam jual beli.

Dakwaan jaksa dibenarkan terdakwa, sehingga pengacara yang mendampingi terdakwa dalam persidangan tidak mengajukan eksepsi. Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, persidangan ditunda hingga Selasa mendatang.

"Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, sidang ditunda satu Minggu,”kata ketua majelis hakim, A Hadi Nasution, sambil mengetuk palu.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.