HETANEWS.COM

Pengedar Sabu Tangkapan BNNK Simalungun Diancam 7 Tahun Penjara

Terdakwa disidangkan secara online dituntut hukuman 7 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Andrian Sihombing als Pak Icha (35), warga jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, dituntut hukuman 7 tahun penjara, denda Rp1 milyar subsider 6 bulan penjara.

Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa Weni Julianti Situmorang SH, di PN Simalungun yang digelar secara online melalui vidcon, Senin (11/5/2020).

Menurut jaksa, terdakwa diamankan, pada Kamis, 28 November 2019 lalu, pukul 10.00 WIB, oleh saksi Rayanto Neldin Hasiholan Purba, Herman P. Isodorus Mahulae dan Sutardi Damanik (penyidik dari BNN Kabupaten Simalungun).

Penangkapan berdasarkan dari informasi yang diterima dari warga, jika di Perumahan Sigagak Permai, Jalan Gotong Royong, Lingkungan II, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Bersama Winar yang merupakan Ketua RT dari Lingkungan II, Kelurahan Sinaksak, ditemukan barang bukti, 2 paket sabu, uang tunai Rp25 juta, 2 Hp, dompet coklat berisi uang tunai Rp344 ribu, 4 ATM BCA, 3 ATM BRI, 3 buku tabungan dan 8 lembar bukti transfer. Lalu dilakukan pengembangan ke rumah terdakwa, di Jalan Rakutta Sembiring, RT/RW 001/003, Kelurahan Nagapita, dan ditemukan 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza Veloz warna hitam BK 1439 AAG;

Sabu sebanyak itu, diakui terdakwa, dibeli dari Lomo (DPO), melalui kurirnya, bernama Lina (DPO), 3 hari sebelumnya, di Terminal Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, sebanyak 200 gram dengan memberikan DP sebesar Rp 30.000.000,-

Sisanya akan dibayar setelah sabu habis terjual dengan cara transfer kepada Lomo.  Terdakwa menjual sabu ke Sibolga bersama Ade (DPO) dengan cara merental mobil sebagai alat transportasi ke Sibolga.

Barang bukti, 6,86 gram sabu dan  Hp dinyatakan untuk dimusnahkan. Sedangkan uang dinyatakan dirampas untuk negara, mobil yang dirental dikembalikan kepada yang berhak.

 Didampingi pengacara, Harfin Siagian dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa mohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, ketua majelis hakim, Roziyanti, didampingi dua hakim anggota, Aries Ginting dan Mince Ginting, menunda persidangan hingga Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.