HETANEWS.COM

Pemprov Jabar Jelaskan soal Isu 4 Ton Telur Bantuan Membusuk di Gudang di Garut

Garut, hetanews.com - Beredar kabar informasi mengenai adanya bantuan telur dari Pemprov Jawa Barat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Garut tertahan di gudang Bulog Garut.

Akibatnya, bantuan berupa 4 ton telur itu membusuk karena lama tertahan.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Indag Pemprov Jabar Arifin Soedjayana membantah kabar tersebut. Dia memastikan, bantuan yang tersedia di Garut hanya sekitar 60 trey atau setara dengan 60 kilogram.

"Berita tersebut tidak benar karena kondisi stok yang ada hanya sekitar 60 trey atau setara dengan 60 kilogram dan kondisinya masih bagus," kata dia, Senin (11/5).

Arifin menambahkan, bantuan tersebut merupakan cadangan jika Kabupaten Garut dalam waktu dekat ini bakal segera mendistribusikan bantuan kepada Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS).

Dia menilai orang yang memberi keterangan adanya 4 ton telur hanya melihat tumpukan paket sembako di satu gudang.

"Pihak yang memberikan keterangan bahwa ada stok 4 ton telur, hanya melihat tumpukan paket sembako yang memang di gudang tersedia sekitar kurang lebih 2.000 paket, sedangkan telur yang 60 paket disimpan si gudang yang lain," jelas Arifin.

Meski begitu, Arifin mengakui pihaknya pernah melakukan pengiriman telur pada 27 April sebanyak 4 ton. Namun karena kondisi Kabupaten Garut yang saat itu belum kondusif mengakibatkan telur segera di redistribusi ke kota dan kabupaten lain.

Selain itu, saat melakukan launching di Kota Banjar pada 29 April lalu, Arifin mengaku melihat secara langsung bantuan telur di Bulog Garut telah di redistribusi ke wilayah lain.

"Setelah acara launching di Kota Banjar saya melihat langsung Gudang Bulog Garut dan stok telur sudah di redistribusi ke tempat lain," tutup dia.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!