HETANEWS.COM

KPw BI Siantar Salurkan Bantuan APD dan Sembako melalui Tim Gugus Tugas

Edhi Rahmanto (kiri) serahkan bantuan APD dan sembako melalui Tim Gugus Tugas Pemko Siantar. Foto: Ayu

Siantar, hetanews.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar berpartisipasi membantu penanganan wabah Covid-19 di Kota Pematangsiantar. Sebelumnya BI juga telah memberikan bantuan sarana cuci tangan di pusat Pasar Horas dan Dwikora serta penyemprotan disinfektan di sejumlah rumah ibadah. 

Demikian dikatakan Kepala KPw Pematangsiantar Edhi Rahmanto Hidayat saat menyampaikan bantuan berupa alat kesehatan kepada petugas kesehatan di Posko Tim Gugus Tugas Pemko Siantar, Senin (11/5/2020).

Bantuan berupa APD seperti baju hazmat, masker N95, masker medis sekali pakai dan sarung tangan. Bantuan sembako kepada 500 masyarakat terdampak covid-19 di lingkungan kantor BI dan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Barokah, dengan total bantuan lebih kurang 147 juta.  

Menurut Edhi, pemberian bantuan sembako sepenuhnya memanfaatkan UMKM, untuk sayuran dari petani sekitar dan juga madu dari Sait Buntu, Beras dari tanah Jawa, goodie bag dari LKP Anugerah. Pemanfaatan UMKM bertujuan membantu perekonomian pedagang karena semakin mengalami kesulitan sejak mewabahnya virus Corona.

Edhi berharap bantuan yang diberikan kepada Pemko dan masyarakat melalui Tim Gugus Tugas dapat bermanfaat. "Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga kota Pematangsiantar," katanya.

Bantuan langsung diterima Walikota Hefriansyah didampingi Pj Sekda Kusdianto, Kadinkes dr Ronald Saragih dan juga Jubir Posko Gugus Tugas Daniel Siregar. 

Walikota Siantar Hefriansyah mengatakan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BI Siantar atas perhatiannya terhadap kondisi yang terjadi di kota Siantar. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi tenaga medis dan juga warga Kota Pematangsiantar.

Hefriansyah merasa prihatin dengan kondisi kota saat ini, setelah dinyatakan 3 pasien positif dinyatakan sembuh. Malah saat ini ada 4 warga lagi yang dinyatakan positif. Diantara 2 pasien yang terpapar dirawat di Siantar dan 2 lagi dirawat di Medan.

Menurutnya, situasi ini mungkin saja adanya keteledoran atau kurang disiplin untuk mematuhi aturan pemerintah. Seperti, dilarang berkumpul dan rajin mencuci tangan mulai diabaikan dan tidak menjaga jarak aman seperti yang dianjurkan.

"Meski demikian, tim gugus tugas akan tetap berupaya dan melakukan hal terbaik agar pasien yang positif segera sembuh. Juga agar tidak bertambah lagi warga yang terkena covid-19", katanya. 

Sebelumnya, KPw BI Pematangsiantar telah melakukan berbagai kegiatan internal dan eksternal sejak Maret. Diantaranya WFH (work from home) bagi pegawai dan protokol covid-19 seperti pengadaan hand sanitizer, pengukur suhu tubuh dan test kepada sejumlah pegawai di RS Siantar.

Langkah tersebut merupakan bentuk pencegahan yang dilakukan KPw BI guna mengantisipasi penyebaran covid-19.

Penulis: ay. Editor: bt.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan