HETANEWS.COM

Daftar 16 Kabupaten/Kota di Sumut Ditemukan Kasus Positif Covid-19, Terjadi Peningkatan

JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) Aris Yudhariansyah. TRIBUN MEDAN/SATIA

Medan, hetanews.com - Juru bicara Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara dr Aris Yudhariansyah menyampaikan, akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di wilayah Sumatera Utara.

Peningkatan kasus positif tersebut, warga Sumatera Utara agar semakin waspada dan taat pada imbauan pemerintah terkait physical dan social distancing.

"Beberapa hari ini, seperti yang telah kita ketahui cukup banyak kasus yang kita dapatkan tentang peningkatan jumlah orang pasien positif Covid-19 di Sumatera Utara. Dan inilah sebenarnya gambaran dari kepatuhan kita dalam menjalankan anjuran pemerintah untuk physical dan social distancing," ujarnya pada Minggu (10/5/2020).

Dari data yang setiap hari diupdate oleh Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 wilayah Sumatera Utara, ada sebanyak 16 Kabupaten/ Kota yang ditemukan adanya kasus positif Covid-19.

"Sebanyak 16 Kabupaten/Kota telah ditemukan kasus positif Covid-19, diantaranya: Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai, Kota Binjai, Kota Tebingtinggi, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Dairi, Kabupaten Toba, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Labuhan Batu Utara," terangnya.

Dengan melihat kondisi saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara berharap komitmen serta kerja sama antara pemerintah provinsi dan kota bersama warga.

"Selanjutnya berkaitan dengan hal di atas, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara menyampaikan bahwa percepatan penanganan berbasis komunitas merupakan strategi yang efektif untuk membendung paparan Covid-19," sambungnya.

Strategi yang disebut dengan strategi berbasis komunitas merupakan cara efektif memutus rantai penularan Covid-19.

"Strategi ini bertujuan untuk melindungi warga yang masih sehat dan menyembuhkan warga yang sakit," ucapnya.

"Dengan strategi ini, Gugus Tugas menekankan pelibatan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut," lanjutnya.

Adis Yudhariansyah juga menuturkan bahwa pada masa pandemi ini, banyak warga yang berinisiatif membantu dan solidaritas terhadap sesama yang terdampak Covid-19 pada sektor ekonomi.

"Saat ini telah banyak muncul berbagai inisiatif masyarakat untuk meringankan warga lainnya yang sehat, namun mengalami kesulitan ekonomi akibat situasi pandemi Covid-19," pungkasnya.

sumber: tribunnews.com

Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!