HETANEWS.COM

Musda Golkar Sumut Berpeluang Diulang, Ijeck Bicara Kesiapan Jadi Calon Ketua

Musa Rajekshah. (Int)

Medan, hetanews.com - Musda Golkar Sumut X berpeluang diulang setelah pemohon dan termohon perkara terkait Musda membuat kesepakatan saat proses mediasi di Mahkamah Partai. Wagub Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck), yang sempat masuk bursa calon ketua sebelum Musda X digelar mengaku siap mendaftar jika Musda diulang.

"Saya tentu siap ikut mendaftar. Apalagi kalau ada dukungan dari teman-teman di kabupaten/kota," kata Ijeck, Minggu (10/5/2020).

Dia mengatakan bakal menunggu keputusan Mahkamah Partai Golkar terkait Musda Golkar Sumut X tersebut. Ijeck menyebut dirinya bakal mengikuti proses yang ditentukan untuk menjadi calon ketua jika Musda Golkar Sumut ke-X diputuskan untuk diulang.

"Saya juga siap mengikuti proses yang akan digelar nantinya," ucapnya.

Sebelumnya, nama Ijeck sempat masuk dalam bursa calon Ketua Golkar Sumut jelang Musda X digelar beberapa waktu lalu. Selain Ijeck, nama lain yang masuk bursa calon ketua saat itu adalah Wakil Ketua DPRD Sumut, Yasyir Ridho Lubis.

"Soal nama-nama yang muncul ke permukaan, ada nama Bang Ridho dan Bang Ijeck," ucap Wakil Ketua DPD Golkar Sumut saat itu, Samsir Pohan, Senin (17/2).

Namun, Ijeck tak jadi mendaftar hingga Musda dibuka oleh Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia pada Senin (24/2). Musda tersebut kemudian menghasilkan Yasyir Ridho Lubis sebagai Ketua Golkar yang terpilih secara aklamasi.

Belakangan, Musda itu menjadi polemik dan berlanjut ke Mahkamah Partai Golkar lewat gugatan dengan nomor perkara 01/PI-GOLKAR/II/2020. Dalam gugatan itu, pemohon yang juga Korbid Politik, Hukum dan HAM Golkar Sumut, Hanafiah Harahap, meminta Musda X dan hasilnya dibatalkan.

"Membatalkan Musda X 2020 Partai Golkar Sumatera Utara yang menurut hemat saya tidak konstitusional dan dikerjakan secara tergesa-gesa, sehingga hasilnya tidak baik," ujar Hanafiah menjelaskan isi permohonannya, Rabu (4/3).

Proses di Mahkamah Partai kemudian berlanjut ke mediasi. Dalam proses mediasi kedua, kata Hanafiah, ada kesepakatan agar Musda diulang. Dia menyebut pihak termohon, Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia, yang juga Plt Ketua Golkar Sumut sudah sepakat Musda diulang.

"Dengan pernyataan musda diulang itu kan include mereka memahami dan menyadari itu keliru. Mereka hanya menawarkan tapi isinya tetap mau mengikat supaya musda itu mereka yang kelola lagi, kita nggak mau," ujar Hanafiah, Senin (27/4).

"Kami tetap pemahaman pertama Musda harus diulang. Kedua Plt Ketua Doli, penyelenggara dan seterusnya menyerahkan kewenangan penyelenggara itu kepada DPP dan DPP akan menunjuk Plt baru supaya Musda itu konstitusional dan tertib kalau tidak akan berulang lagi," sambung Hanafiah.

Panitia Musda X yang menjadi salah satu termohon dalam perkara ini juga mengatakan ada kesepakatan agar Musda diulang. Panitia menyerahkan keputusan akhir kepada Mahkamah Partai Golkar.

"Draf dari pemohon dan termohon dijadikan bahan oleh mediator yang mimpin mediasi untuk disimpulkan dan direkomendasikan kepada Mahkamah Partai untuk membuat keputusan," kata Ketua Panitia Pelaksana Musda Golkar Sumut X, Amas Muda Siregar.

sumber: detik.com

Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan