HETANEWS.COM

104 Kasus Positif Corona Kota Medan, 89 PDP Dirawat

Akhyar Nasution. (Foto: int)

Medan, hetanews.com - Angka pasien terkonfirmasi positif Corona virus disease atau covid-19 untuk wilayah Kota Medan kembali bertambah.

Berdasar data yang dikeluarkan Pemko Medan, hingga Jumat (8/5/2020) siang, tercatat jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 104 orang, bertambah satu dari sebelum 103 orang.

Dari 104 pasien berstatus positif covid-19 tersebut, 10 diantaranya meninggal dunia.

Kemudian sudah ada sebanyak 34 pasien positif covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dan 60 orang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang tengah dirawat tercatat ada sebanyak 89 orang. Sedangkan  PDP yang meninggal mencapai angka 33 orang.

Lebih lanjut, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 1143 orang dengan rincian 1125 selesai dipantau dan 18 orang sedang dalam proses pemantauan. 

Sedangkan data status Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tengah dipantau oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan ada sebanyak 333 orang, dan 235 Orang Pelaku Perjalanan (PP).

Diketahui sebagai upaya menanggulangi covid-19, Pemko Medan terus berupaya memutus rantai penyebaran.

Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution sebelummya mendatangi warga yang tengah berada di Pasar Sentosa, Jalan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (4/5/2020).

Pada kesempatan tersebut, Akhyar Nasution mengatakan, sebanyak 16 KTP sudah ditahan akibat tidak taat pada imbauan pemerintah Kota Medan yang termaktub dalam Perwal No. 11 Tahun 2020.

"Ada 16 KTP dengan rincian pembeli itu ada 14 dan penjual ada dua orang. Kalau masih bandel juga, izin usahanya akan kita cabut," ujar Akhyar Nasution saat ditemui di areal Pasar Sentosa, Senin (4/5/2020).

Terkait masa penahanan KTP, Akhyar Nasution mengatakan, KTP warga yang tidak mengindahkan pemakaian masker akan ditahan selama tiga hari di Kantor Satpol PP.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution menekankan agar seluruh warga yang melakukan aktifitas di wilayah Kota Medan agar wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Sebab, World Health Organization (WHO) juga telah mengeluarkan anjuran kepada seluruh masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini tengah mewabah.

"Seluruh warga yang berada di Kota Medan diwajibkan untuk menggunakan masker. Upaya ini dilakukan untuk mencegah diri agar tidak tertular atau mungkin menularkan virus ke orang lain,” kata Akhyar.



sumber: Tribun-medan.com

Editor: bt.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!