HETANEWS

Perangi COVID-19, Pengusaha Ini Rela Jual Mobil buat Bantu Masyarakat

Foto: Dok. Tenda Store

Jakarta, hetanews.com - Wabah virus Corona yang masih merebak di Indonesia membuat banyak orang bahu-membahu membantu membuat masker untuk menangkal COVID-19. Salah satunya pengusaha Tenda Store Erik Gunawan, ia tampak bersemangat mengamati masker buatan karyawannya untuk disumbangkan.

Demi memberikan manfaat pada masyarakat tersebut, Erik bahkan rela sampai menjual sebuah mobil Ford Everest kesayangannya, untuk membiayai pembuatan masker-masker dari bahan plastik mika tersebut.

"Masker wajah ini manfaatnya luar biasa bagi yang terpaksa harus keluar rumah untuk beraktivitas. Ini solusi melindungi diri secara komplit. Tentunya tetap harus sering cuci tangan dan senantiasa menjaga jarak," ujar Erik dalam keterangan tertulis Rabu (6/5/2020).

Erik awalnya memproduksi masker wajah karena pesanan seseorang. Menyadari manfaatnya begitu luar biasa, pengusaha tenda membrane di Bilangan Pluit ini malah kemudian memproduksi dalam jumlah besar. Tujuannya, untuk disumbangkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Ini masker melindungi seluruh wajah. Bentuknya menyerupai tameng begitu. Jadi mulut, mata terlindungi. Kelebihan lain, sangat nyaman digunakan. Karena terbuat dari bahan plastik mika transparan yang bening. Selain itu, juga sangat ringan dan enggak ribet ketika digunakan," ungkap Erik.

Pelopor pembuatan tenda di Indonesia ini mengaku sudah 50 ribu masker buatannya disumbangkan. Artinya, sudah 50 ribu orang berusaha terhindar dari COVID-19 dengan menggunakan masker.

Erik pun meyakini, ketika semua orang mengenakan masker wajah saat beraktivitas di luar rumah, tidak akan ada lagi penularan COVID-19.

"Membantu sesama itu tak boleh tanggung-tanggung. Makanya sebuah mobil Ford Everest saya jual untuk membuat masker wajah. Hati ini tergerak untuk bisa menolong orang lebih banyak lagi. Semua harus terus saling tolong menolong," ucapnya.

Berbicara lebih lanjut, pemilik laman www.tendastore.com ini mengaku usahanya di bidang pembuatan tenda saat ini sedang mandek. Hampir tidak ada pesanan dalam tiga bulan terakhir. Padahal, dari usaha itulah Erik dan para karyawannya selama ini hidup.

Meski demikian, Erik tak patah semangat. Bahkan, belum ada karyawannya yang diberhentikan. Mereka tetap bekerja seperti biasa. Bedanya, saat ini mereka memproduksi masker untuk disumbangkan bagi yang membutuhkan.

"Usaha pembuatan Tenda Store sedang tak jalan, tetapi hidup kan harus terus berjalan. Saya meyakini tolong-menolong mendatangkan kebaikan. Semua pihak harus saling bergandengan tangan, bersama-sama mendatangkan kebaikan," pungkas Erik.

sumber: detik.com

Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.